Share

Gagal saat Drug Test, Atlet Tenis Dunia Ini Salahkan Hidangan Pasta, Kok Bisa?

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 10 Agustus 2017 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 10 298 1753196 gagal-saat-drug-test-atlet-tenis-dunia-ini-salahkan-hidangan-pasta-kok-bisa-TaTY7iaPZr.JPG Atlet Tenis (Foto: Nypost)

MEMILIKI profesi sebagai seorang atlet profesional, selain harus terus memacu diri berlatih agar tetap berprestasi. Pastinya juga harus menjalankan pola hidup sehat.

Di mana pola hidup yang sehat, bukan hanya dari rutinitas berolahraga dan menjaga asupan makanan dan minuman. Akan tetapi juga menjaga diri agar tetap bersih, dari penggunaan obat-obatan yang dilarang untuk dikonsumsi.

Pasalnya, bukan rahasia lagi bahwasanya setiap atlet profesional terutama disaat hendak bertanding harus menjalani serangkaian pemeriksaan, salah satunya ialah pemeriksaan penggunaan obat-obatan atau biasa disebut drug test. Mengingat, penggunaan obat-obatan tersebut tentunya bisa mempengaruhi performa atlet saat bertanding.

BACA JUGA:

Gagalnya uji pemeriksaan pemakaian obat-obatan inilah yang sedang dialami oleh atlet tenis asal Italia, Sara Errani. Seperti diwarta Nypost, Kamis (10/8/2017) disebutkan bahwa Sara telah gagal lulus dalam tes pemeriksaan pemakaian obat-obatan karena terbukti positif menggunakan zat obat Letrozole, yakni obat yang kerap diresepkan menjadi salah satu obat pengobatan untuk penyakit kanker payudara. Di mana jenis obat ini termasuk dalam daftar obat-obatan yang dilarang oleh World Anti-Doping Agency.

Sebagai konsekuensi atas pemakaian obat tersebut, Sara yang merupakan mantan atlet tenis nomor 5 terbaik di dunia ini pun mendapatkan sanksi larangan bertanding selama dua bulan penuh lamanya.

Sementara itu, disebutkan bahwa Sara sendiri menolak dikatakan dirinya telah menggunakan obat yang dilarang tersebut. Sara menerangkan, bahwa gagalnya tes obat-obatan tersebut terjadi bukan di saat ia sedang aktif bertanding namun melainkan di saat ia sedang berkunjung ke rumah orang tuanya. Di mana saat sedang berada di rumah orang tuanya tersebut, ia menyantap sajian hidangan pasta tortellini.

BACA JUGA:


Lebih lanjut Sara juga mengungkapkan, bahwa ia menilai ada kemungkinan besar hidangan pasta yang ia makan tersebut sudah terkontaminasi dengan obat yang mengandung Letrozole tersebut. Pasalnya, sang Ibunda dari Sara adalah seorang penderita kanker payudara sejak 2005 lalu, kemudian ditambah dengan faktor bahwa tempat penyimpanan obat tersebut jaraknya dekat dengan area tempat hidangan pasta tersebut dimasak. Sara pun juga menjelaskan bahwa sang Ibunda, memang sengaja menaruh obat dengan kandungan Letrozole tersebut di area dapur agar obat-obat tersebut tidak lupa untuk dikonsumsi setiap harinya.

Tidak terima mendapatkan konsekuensi larangan bertanding karena gagal dalam tes penggunaan obat-obatan ini, sontak Sara dan sang suami pun langsung menggelar rekonstruksi untuk melihat sendiri apakah pil Letrozole tersebut bisa masuk terlarut menyatu dengan makanan, sehingga keberadaanya tersamarkan dengan sempurna.

Hasil dari rekonstruksi tersebut, Sara dan sang suami mengklaim bahwa benar adanya obat tersebut menjadi larut masuk tidak hanya pada kaldu tetapi juga adonan daging yang digunakan untuk membuat hidangan tortellini.

Kasus Sara ini sendiri, diketahui masuk sebagai kasus atlet gagal dalam uji tes obat-obatan paling terkenal sejak kasus serupa yang terjadi pada atlet tenis kenamaan dunia lainnya, Maria Sharapova pada Maret 2016 lalu.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini