nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bunda, Jangan Izinkan Anak Naik Motor ke Sekolah, Nyawa Taruhannya

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 11 Agustus 2017 14:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 11 196 1754006 bunda-jangan-izinkan-anak-naik-motor-ke-sekolah-nyawa-taruhannya-ZsyXtlDsCc.jpg Ilustrasi (Foto: Agregasi Solopos)

BANJARMASIN - Dilema acapkali menerpa para orantua antara mengizinkan anak mengendarai sepeda motor untuk pergi ke sekolah atau tidak.

Alasan ketiadaan waktu mengantar serta rasa malu ke teman karena diantar orangtua ke sekolah terkadang menjadi pemicu mengizinkan mereka berkendara sendiri. Padahal, semua juga tahu, melepas mereka berkendara di jalan raya bukanlah keputusan bijak.

"Jangan biarkan anak kita yang belum cukup umur serta belum memiliki SIM untuk gunakan sepeda motor sendiri ke sekolah," pesan Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Wibowo, Jumat (11/8/2017).

(Baca Juga: Dibawa ke Sekolah, Puluhan Sepeda Motor Siswa SMP Digembok)

Dia mengingatkan, anak yang belum cukup umur dalam berkendara sangat berbahaya karena mereka belum bisa mengontrol dan mengendalikan emosi sehingga tak menutup kemungkinan bisa ikut terlibat dalam balapan liar.

Makanya, ujar Wibowo, banyak kecelakaan lalu lintas di jalan raya rata-rata pelaku atau korban adalah anak muda yang usianya belum memenuhi syarat untuk berkendara serta memiliki SIM.

"Mari kita sama-sama menjaga dan menasihati agar anak-anak kita tidak menjadi pelaku, pelanggar atau pun korban dari kecelakaan lalu lintas," kata lulusan Akpol angkatan 2005 itu.

(Baca Juga: Dua Pelajar Tewas Usai Disenggol Sepeda Motor)

Dia menambahkan, orang tua seharusnya mengerti dan paham kalau mereka sayang terhadap anak mereka jangan biarkan pergi ke sekolah menggunakan sepeda motor atau pun jalan-jalan dalam keseharian. "Larang dengan tegas si anak, kalau belum memiliki SIM jangan dulu bersepeda motor pergi ke sekolah," katanya lagi.

Wibowo mengatakan, apabila anak sudah memiliki SIM maka dia sudah dianggap memahami arti dari aturan tata cara dalam berlalu lintas dengan baik. "Saya berharap orang tua harus berperan aktif mengawasi anaknya, jangan sampai semuanya terlambat dan menyesal di kemudian hari," ujarnya lagi.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini