Lupakan Keripik Kentang, Ilmuwan Asal Denmark Berhasil Ciptakan Keripik Ubur-Ubur

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 11 Agustus 2017 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 11 298 1754164 lupakan-keripik-kentang-ilmuwan-asal-denmark-berhasil-ciptakan-keripik-ubur-ubur-zy54xGaq4q.jpg Ubur-ubur dijadikan keripik (Foto:Foodandwine)

SELAMA ini ubur-ubur dikenal sebagai hewan laut yang cukup ditakuti karena sengatannya dapat menyebabkan iritasi kulit, hingga berdampak pada kematian. Namun, seorang ilmuwan di University of Southern Denmark ingin mengubah persepsi tersebut bahwa ubur-ubur juga dapat berguna bagi kehidupan manusia. Lebih tepatnya, ia ingin membuat makanan berbahan dasar binatang laut tersebut.

Berdasarkan penelitian, perubahan iklim yang terjadi saat ini memang memicu peningkatan populasi ubur-ubur di seluruh dunia. Dalam arti lain, binatang bertekstur licin dan transparan ini akan segera memenuhi lautan.

BACA JUGA:

FOOD STORY: Batra, Olahan Ulat Sagu Khas Mentawai yang Menyimpan Kelezatan Tanpa Bumbu

URBAN FOOD: 3 Nugget Mudah Dibuat Nikmat Jadi Lauk, si Kecil Pasti Suka

Buktinya sudah cukup jelas. Para nelayan mengaku sering mendapati ubur-ubur dalam jaring mereka, bahkan sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir sempat tidak berfungsi karena tersumbat binatang tersebut. Anda tentunya tidak ingin menjumpai ubur-ubur saat berada di pantai bukan? Oleh karena itu, para ilmuwan membutuhkan solusi untuk mengendalikan populasi ubur-ubur sebelum mereka lepas kendali.

NPR melaporkan, seorang gastrophysicist di University of Southern Denmark, berencana meneliti lebih lanjut apakah ubur-ubur layak untuk dikonsumsi atau bahkan dijadikan makanan sehari-hari. Saat ini, Mie Thorborg Pedersen berencana mengembangkan keripik ubur-ubur.

Di kawasan Asia, hidangan ini bukanlah hal yang baru. Keripik ubur-ubur ternyat sudah ada sejak ratusan tahun silam. Menurut hasil survey yang dilakukan NPR, camilan ini didominasi oleh rasa asin dengan tekstur yang menyerupai karet gelang.

Namun untuk mengenalkan camilan tersebut di merupakan tantangan tersendiri. Saat ini Pederson tengah menyempurnakan teknik pengolahan keripik ubur-ubur yang sudah ditelitinya sejak beberapa tahun silam.

BACA JUGA:

Sup yang Anda Bikin Amis? Bisa Jadi Salah di Kaldunya, Jangan Pakai Daun Bawang!

Lagi Apes! Seorang Ibu Malah Temukan Belatung Hidup di Daging Burger!

Teknik yang digunakan Pederson memang terbilang unik. Langkah pertama adalah merendam ubur-ubur di dalam wadah plastik yang berisi cairan ethanol yang mengandung 96% alkohol murni. Setelah melewati proses tersebut, ia kemudian menempelkan ubur-ubur di dinding lemari pendingin selama beberapa hari. Tidak hanya itu, Pederson juga meletakkan ubur-ubur di atas sebuah loyang lalu disimpan pada suhu ruang agar kandungan alkoholnya menguap.

Ia mengaku belum mengukur secara rinci nilai gizi yang terkandung dalam kudapan tersebut. Sejauh ini, keripik ubur-ubur hasil olahannya hanya digunakan untuk keperluan penelitian bersama rekan-rekannya. Demikian dilansir dari Food & Wine, Jumat (11/8/2017).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini