nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KAYA REMPAH: Sedapnya Gulai Balungan Bledug, Menu Khas Garut yang Kental Aroma Rempah

Hambali, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017 10:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 12 298 1754916 kaya-rempah-sedapnya-gulai-balungan-bledug-menu-khas-garut-yang-kental-aroma-rempah-XnfgKKnpXQ.jpg Gulai balungan bledug khas Garut (Foto:Hambali/Okezone)

 

TENTU kita tak asing dengan menu makanan berkuah santan kental atau yang lazim disebut gulai. Berbagai daerah biasanya menyajikan panganan itu bercampur dengan daging yang dipilih, kambing, sapi ataupun daging ayam.

Namun ada perbedaan mencolok dengan Gulai Balungan Bledug asal Garut, Jawa Barat. Kuahnya yang dimasak tanpa santan, makin menguatkan aroma dan bumbu rempah-rempah yang membaluri potongan daging iga sapi di dalamnya.

Aneka rempah-rempah seperti daun cengkeh, daun salam, daun sereh, jahe, garam, serta gula menjadi bahan utama yang membuat gulai ini memiliki warna agak kecokelatan. Biasanya masyarakat Garut menyantapnya dengan bercampur nasi lontong di wadah terpisah.

BACA JUGA:

FOOD STORY: Lezatnya Gulai Bulung Gadung, Warisan Nenek Moyang Orang Mandailing Natal

FOOD STORY: Bir Kotjok, Bir-nya Orang Bogor Tidak Memabukkan tapi Menyehatkan

Begitu dicicipi, Gulai Balungan terasa agak berbeda dengan gulai pada umumnya. Dimana kuahnya lebih segar di lidah, bumbu-bumbunya pun terasa sangat nyata mencerminkan aneka rempah-rempah dan kaldu sapi.

"Ini masakan khas Garut, warna gulainya agak kecokelatan, karena kita memasak tanpa campuran santan. Rasa rempah-rempahnya juga terasa mencolok dibanding gulai lainnya," terang Ayidan (72), pemilik stand Gulai Balungan Bledug kepada Okezone di Festival Kuliner Nusantara (FKS) yang berlangsung di halaman Summarecon Mall Serpong, Sabtu (12/82017).

Dalam satu porsi Gulai Balungan, hanya ada 2 sampai 3 potong daging iga sapi. Dagingnya cukup renyah di mulut, apalagi di atas gulai itu terdapat beberapa irisan tomat dan daun seledri yang membuatnya makin kaya rasa.

BACA JUGA:

FOOD STORY: Sambal Tuk-Tuk Khas Mandailing Natal, Pedas & Gurihnya Bikin Lidah Bergoyang

POP SUGAR: Sore Hari Enaknya Ngemil yang Manis-Manis, 2 Camilan Manis Ini Boleh Dijajal

"Rasa kaldu iga sapinya bercampur sama rempah-rempah, jadi rasa sedikit pedas menyatu dengan rasa segar dan gurih di gulai ini," ungkap Ayidan.

Menurut Ayidan, masyarakat Garut umumnya menyiapkan menu Gulai Balungan di saat hari raya Idul Adha. Hal demikian lantaran mereka ingin mendapatkan langsung daging iga sapi dari hewan qurban yang ada.

"Kalau di Garut, biasanya pas perayaan Idul Adha baru masak gulai balungan ini, saat ada pemotongan hewan qurban," tukasnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini