nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Kekambuhan, Jangan Abaikan Follow Up Pasca-Operasi Kanker Kepala Leher

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 12 Agustus 2017 11:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 12 481 1754542 cegah-kekambuhan-jangan-abaikan-follow-up-pasca-operasi-kanker-kepala-leher-6vH58XS970.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

KETIKA penyakit dikatakan sembuh pada tubuh seseorang, tentunya rasa bahagia yang dirasa. Tidak lagi direpotkan dengan prosedur pengobatan, pun juga masalah lainnya yang mengganggu aktivitas setiap harinya.

Namun, perasaan bahagia dinyatakan sembuh bagi penderita kanker kepala leher tidak bersifat permanen. Sebab, setelah operasi dilakukan dan kanker berhasil diangkat, tubuh penderita tidak kemudian sehat normal.

(Baca Juga: Sariawan Tak Kunjung Sembuh & Hidung Sering Mimisan, Waspada Kanker Kepala Leher!)

Pada beberapa kasus, dijelaskan Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan Dr Marlinda Adham, SpTHT-KL(K), pasien mengalami sedikit gangguan dalam beraktivitas. Misalnya mereka penderita kanker lidah.

"Kalau pengobatannya dilakukan saat kanker sudah sangat parah, tentunya pengangkatan sebagian organ lidah menjadi pilihan yang harus dilakukan. Nah, kalau lidahnya sudah ilang sebagian, apakah bicaranya jadi lancar? Tidak kan," terangnya pada Okezone di RSCM Jakarta, baru-baru ini.

(Baca Juga: Mengenal Kanker Kepala Leher, Si Pembunuh Berdarah Dingin yang Sulit Dideteksi)

Dr Marlinda juga menjelaskan, seluruh penderita kanker kepala leher akan tetap check-up setahun sekali seumur hidupnya. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tubuhnya terus mengalami perubahan ke arah yang baik.

"Kembali saya ingatkan, risiko kambuh penyakit ini tuh 30-40 persen. Jadi harus dijaga banget tubuhnya setelah operasi dilakukan," tambahnya.

(Baca Juga: AWAS! Merokok Picu Terjadinya Multiple Kanker Kepala Leher)

Sementara itu, Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Dr Siti Anissa Nuhonni, Sp.KFR(K) menuturkan rehabilitasi pasca-operasi sangat penting. Sebab, tubuh penderita kanker biasanya mengalami gangguan fungsi organ. Nah, jika dibiarkan, maka akan menjadi bentuk kecacatan fisik.

"Secara kasar, setidaknya ada upaya untuk mengembalikan kemampuan mengunyah dan menelan dengan baik pada pasien kanker setelah pasien melakukan operasi," kata Dr Nuhonni.

(Baca Juga: Mengenal Keganasan Kanker Nasofaring)

Selanjutnya, perlu diketahui juga bahwa operasi yang dilakukan pasien khususnya radiologi menimbulkan efek samping yang cukup merugikan pasien. Salah satunya adalah indera perasa tidak mampu bekerja dengan baik sehingga lidah pasien tidak bisa merasa makanan. Tak hanya itu, kondisi seperti sariawan dan susah menelan juga akan dirasakan.

"Kalau sudah mengalami itu, tentunya tubuh pasien akan sangat lemah. Kondisi lemah parah pun biasanya yang terjadi pada lemserita kanker pasca-operasi. Selain itu, karena sulit menelan, kecukupan gizi pasien juga lah yang akhirnya menentukan kekuatan fisik pasien," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini