Image

Waspada, 7 Penyakit Kulit yang Paling Sering Menyerang Orang Indonesia

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 13:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 13 481 1755058 waspada-7-penyakit-kulit-yang-paling-sering-menyerang-orang-indonesia-k1ZrkusGGP.jpg Ilustrasi (Foto: Google)

PENYAKIT kulit ternyata masih banyak menyerang orang Indonesia. Ini dia tujuh penyakit kulit yang patut diwaspadai.

Di negara-negara tropis, terutama negara yang masih tergolong negara berkembang, penyakit kulit masih sangat umum ditemukan. Tak terkecuali di Indonesia, ada beberapa penyakit kulit yang masih menghantui para rakyatnya.

Faktornya bermacam-macam, mulai dari suhu, lingkungan, atau bahkan dari kebersihan diri sendiri. Kira-kira penyakit kulit apa saja yang sering terjadi di Indonesia?

Penyakit kulit yang sering menyerang orang Indonesia:

1. Panu

Panu adalah salah satu penyakit kulit yang sering dijumpai di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Penyakit yang dalam dunia medis dikenal dengan nama tinea versicolor atau pityriasis versicolor ini merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Penyebab panu ini adalah jamur malassezia furfur atau pityrosporum ovale.

Jamur penyebab penyakit kulit panu ini muncul bisa dikarenakan kebersihan diri yang kurang terjaga, atau melalui penularan dari orang lain.Walaupun bisa mengenai kulit mana saja, panu biasanya paling sering muncul di punggung, dada, leher, dan lengan atas.

2. Kurap atau kadas

Kurap merupakan infeksi jamur pada kulit. Kurap dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi atau dengan benda yang terkontaminasi, seperti hewan, handuk, selimut, pakaian, tempat tidur, dan lainnya. Kurap pada kulit kepala dapat menyebabkan rambut rontok bahkan kebotakan.

3. Kudis

Kudis merupakan infeksi pada kulit yang disebabkan oleh tungau, yaitu serangga kecil dari keluarga laba-laba. Tungau dapat berpindah karena kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Tungau dapat hidup hanya beberapa hari pada tubuh dan tidak dapat loncat atau terbang. Tanda-tanda dari kudis adalah munculnya ruam dan sangat gatal, biasanya pada malam hari. Pada anak-anak, biasanya ruam muncul di kepala, leher, telapak tangan, telapak kaki, dan di antara jari.

4. Frambusia, yang juga penyebab sipilis

Frambusia atau biasa dikenal patek, adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri yang menular melalui kontak langsung. Penyakit ini banyak ditemui terutama di wilayah timur Indonesia. Penyakit merupakan infeksi kronis yang menyerang kulit, tulang, dan tulang rawan. Penyebabnya adalah bakteri treponema pallidum, yang tak lain juga menyebabkan sipilis.

Namun frambusia tidak menyerang kelamin sebagaimana sipilis. Penyakit ini ditemukan di negara tropis yang menyebabkan bentol-bentol dan luka di kulit ini. Sejak tahun 1990-an sampai sekarang, penyakit ini hanya ditemukan di beberapa negara tropis termasuk Indonesia.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini