nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemberian Vaksin MR Aman untuk Anak Sebelum Usia 15 Tahun, Sudah Jaminan Halal dari MUI

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 14 Agustus 2017 10:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 14 481 1755400 pemberian-vaksin-mr-aman-untuk-anak-sebelum-usia-15-tahun-sudah-jaminan-halal-dari-mui-MrRyRcfCGW.jpg Ilustrasi (Foto: Netdoctor)

IMUNISASI Measles Rubella (MR) tengah diberikan kepada Anak-Anak sekolah sebelum usia 15 tahun. Vaksin ini aman diberikan kepada anak dan jaminan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Orangtua harus paham bahwa pemberian vaksin MR kepada anak dapat melindungi mereka dari penyakit kelainan bawaan. Seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

(Baca Juga: Cegah Cacat Kelainan Bawaan Akibat Rubella, Menkes Imbau untuk Lakukan Imunisasi MR)

Measles atau campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius sepeti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan bahkan kematian.

(Baca Juga: Cegah Campak dan Rubella, Ayo Bawa Anak Suntik Vaksin MR Agustus Nanti, Gratis!)

Rubella berupa penyakit ringan pada anak, tetapi bila menulari ibu hamil pada awal kehamilan, menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital.

Dengan kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan gangguan tumbuh kembang. Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini, namun dapat dicegah dengan imunisasi.

(Baca Juga: Apa Bedanya Penyakit Roseola, Campak dan Rubella?)

Jika anak tidak diimunisasi bisa mengalami penyakit berat yang menyebabkan kematian. Vaksin MR aman diberikan kepada anak.

Vaksin MR adalah vaksin hidup yang dilemahkan berupa serbuk kering dengan pelarut. Kemasan vaksin adalah 10 dosis per vial. Vaksin MR diberikan secara subkutan dengan dosis 0,5 ml.

(Baca Juga: Cegah Anak Lahir Cacat, Perempuan Hamil Harus Imunisasi Rubella)

Pada beberapa anak, vaksin MR menyebabkan efek samping demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat bekas suntikan setelah imunisasi. Hal ini adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari pasca imunisasi.

Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit campak dan Rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia.

Apabila orangtua memberikan imunisasi bagi anaknya, maka tidak hanya anak tersebut merasakan manfaat, namun orang lain juga bisa merasakan manfaatnya. Sayangnya, banyak informasi yang salah mengenai imunisasi dan disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertangung jawab yang menghalangi pemberian vaksin ini.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 4 tahun 2016 menegaskan bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan sebagai bentuk ikhtiar, demi mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Demikian informasi yang diterima Okezone, Senin (14/8/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini