Share

'Loli', Istilah Pedofil Gaya Baru, Warning Keras untuk Orangtua!

Vessy Frizona, Okezone · Selasa 15 Agustus 2017 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 15 196 1756250 loli-istilah-pedofil-gaya-baru-warning-keras-untuk-orangtua-lfxcglqbXo.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

PELAKU kejahatan seksual terhadap anak tak pernah kehabisan akal untuk mengecoh target dan orangtua korban dalam melancarkan aksinya. Istilah-istilah baru muncul sebagai cara untuk menyamarkan tindakan mereka.

Baru-baru ini, Nafa Urbach meneriakkan kemarahannya di media sosial terkait perilaku pedofilia kepada putri semata wayangnya, Mikhaela yang menjadi sasaran kelompok pedofil gaya baru.

Aksi kelompok ini menggoda lewat Facebook dan saling menjawab komentar guna berbagi tips mendapatkan seorang anak untuk dijadikan objek pelampiasan imajinasi seksual mereka. Mereka menyebut istilah 'Loli'.

Baca Juga: Psikolog Sebut Jaringan 'Loli' Pembidik Anak di Bawah Umur Sampai Tingkat Internasional

Di akun Instagram, Nafa menulis, "Saya akan cari walaupun saya enggak tahu harus mulai darimana!! Tapi saya akan cari semua manusia-manusia pedofilia ini!! Siapa yang bersama saya? Please saya butuh semua info soal mereka. Post ke DM saya soal berita-berita mereka."

'Loli' sendiri memiliki arti perilaku orang dewasa yang menyukai anak-anak di bawah umur. Entah untuk dijadikan objek seksual atau tidak, namun psikolog klinis dan forensik, Kasandra Putranto mengindikasi ada kemungkinan mengarah ke sana.

Baca Juga: Apa Sebenarnya Makna 'Loli', yang Bikin Nafa Urbach Ngamuk: "Dimana Rumah Kamu?"

Aksi terbuka di media sosial merupakan warning kepada orangtua untuk segera melindungi anak-anak dari serangan pelaku kejahatan seks. Kasandra menuturkan langkah yang diambil penyanyi era 90-an tepat karena segera menyebarkan informasi atas kasus mencurigakan ini.

"Cukup tepat untuk memberikan warning kepada masyarakat tetapi tidak efektif jika belum menangkap pelaku," kata Kasandra singkat, kepada Okezone, Selasa (15/9/2017).

Psikolog berijazah Universitas Indonesia ini mengatakan, proteksi kepada anak adalah tanggung jawab orangtua. Orangtua wajib memantau kegiatan anaknya di FB.

"Orangtua-orang model seperti ini (Nafa) sangat dibutuhkan untuk menghentikan kejahatan seksual. Cepat tanggap dan langsung melakukan aksi nyata. Sudah enggak zaman jadi silent person, sekarang orangtua harus angkat suara untuk menlindungi anak mereka, dan anak-anak lainnya" sambung Kasandra.

Selain mem-posting kemarahannya, Nafa Urbach juga langsung menghubungi psikolog anak, Kak Seto yang sedang berada di Los Angeles. Langkah itu terlihat dari postingan baru yang berisi screen shoot percakapan mereka. Dari percakapan tersebut, Kak Seto berjanji akan membantu menyelesaikannya. Kini ia menggaungkan hastag #selamatkananakindonesia. 

@nafaurbachsaya udh menghubungi kak seto mengenai kasus pedofilia ini , kebetulan kak seto sedang ada di LA , jd sy akan bertemu dengan beliau minggu depan ini , ibu ibu yg terkasihh .... saya akan lakukan yg saya bisa , mewakili smua ibu ibu di seluruh indonesia dan demi anak anak dan masa depan anak anak kt smuaa , dampingin saya dan doakan semoga smua ini bermanfaat bagi kita smuaa , saya mendapatkan banyak sekali DM dr pra orng tua yg anak anaknya dilecehkan dan yg dulunya pernah dilecehkan oleh pedofilia ini dan dampak atas hidup mrk setelah mrk dewasa , saya bersyukur jika apa yg sy lakukan ini beemanfaat buat smua kita , saya butuh dukungan kalian semua untuk mengusut smua ini , tetap waspada ... karena dunia semakin gila dengan keadaannya , untuk para orng tua di seluruh indonesia , dampingi saya mari kita kerahkan apa yg kt bisa buat untuk masa depan anak anak kt tdk dirusak oleh orang2 sakit ini . pakai hastag ini #selamatkananakindonesia#selamatkananakindonesia.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini