nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 15 Agustus 2017 17:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 15 481 1756469 catat-anak-dengan-kondisi-seperti-ini-harus-tunda-imunisasi-mr-03orxv9Vrh.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

SEBELUM diberikan vaksin Measles Rubella (MR), tenaga medis harus melakukan pemeriksaan medis ringan untuk memantau kesehatan anak. Hal ini wajib dilakukan untuk mencegah dampak yang parah akibat penyakit penyerta yang mereka alami.

(Baca Juga: Efek Samping Setelah Imunisasi MR, Anak Hanya Akan Demam dan Ruam!)

Orangtua harus tahu, ada beberapa kondisi yang membuat anak-anak tidak boleh mendapatkan vaksin bila kondisinya sakit. Hal tersebut dapat membuat anak-anak mengalami efek samping yang membuatnya menderita.

(Baca Juga: HOAX, Kabar Viral Anak Lumpuh Akibat Vaksin MR, Menkes: Jangan Besarkan Masalah Ini!)

Disebutkan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI dr HM Subuh MPPM, anak dengan kondisi demam, batuk, pilek, mencret, ruam dan gangguan kesehatan lainnya tidak boleh disuntik. Tenaga medis harus mengecek supaya pemberian vaksin tidak sia-sia.

"Kalau anak mau diimunisasi yang pertama dia jangan sampai sakit. Pastikan anak tidak demam, batuk, flu dan mengalami gejala lainnya," ujar Subuh saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan RI, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2017).

(Baca Juga: Cegah Cacat Kelainan Bawaan Akibat Rubella, Menkes Imbau untuk Lakukan Imunisasi MR)

Subuh mengimbau kepada seluruh tenaga medis supaya tidak lupa mengecek kondisi kesehatan anak-anak sebelum divaksin. Pengamatan ini harus dilakukan secara utuh supaya tidak ada dampak yang membuat anak menderita.

Bila anak mengalami sakit saat dijadwalkan vaksin sebenarnya dapat ditunda. Pastikan saat program nasional ini tengah berjalan, anak-anak mendapatkan vaksin sesuai dosisnya.

"Penundaan pemberian vaksin ya harus didapatkan anak saat sembuh dari sakit. Jangan dilewatkan yang jelas jadwalnya," terang Subuh.

Sebagai informasi, hampir dua pekan jadwal pelaksanaan vaksin MR di sekolah-sekolah semua wilayah Pulau Jawa, sudah 13.475.438 anak mendapatkan suntikan MR.

(Baca Juga: Hari ke-13 Pelaksanaan Imunisasi MR, 12 Juta Anak di Pulau Jawa Sudah Divaksin)

Targetnya, pemerintah mengharapkan 95% vaksin MR berhasil diberikan kepada seluruh anak yang menjadi sasaran vaksin. Dilaporkan Kementerian Kesehatan RI, target sasaran paling banyak yaitu pemberian vaksin di wilayah Jawa Tengah.

"Meski banyak informasi bohong, kabar hoax di media sosial, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksin ini tetap tinggi. Saya apresiasi sekali supaya Indonesia bebas campak dan rubella pada 2030 mendatang," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini