nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

HARI MERDEKA: Yasa Singgih, Tokoh Inspiratif Muda Pejuang Masa Kini

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 18 Agustus 2017 08:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 16 196 1757170 hari-merdeka-yasa-singgih-tokoh-inspiratif-muda-pejuang-masa-kini-ajFIJW64he.jpg Yasa Singgih (Foto: Instagram)

USIANYA masih muda, namun pengalamannya dalam memperjuangkan bisnisnya yang sempat naik turun patut ditiru. Nama pemuda ini adalah Yasa Paramita Singgih.

Yasa lahir di Bekasi pada 23 April 1995. Meski baru berusia 23 tahun, Yasa sudah dikenal sebagai salah satu pengusaha muda. Ia telah memulai bisnis clothing line-nya saat usianya di bawah 20 tahun.

Semua perjuangannya berawal dari keadaan keluarga. Ia lahir dari keluarga sederhana. Kondisi kesehatan ayahnya yang menurun membuat Yasa bertekad untuk menghasilkan uang sendiri.

Baca Juga: HARI MERDEKA: Gantungan Pintu Bertema Hari Kemerdekaan Ini Bisa Dibikin Sendiri Lho

Ia pun pernah mengisi waktu luangnya dengan menjadi MC (Master of Ceremony) pada berbagaia acara saat dirinya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kemudian saat berseragam abu-abu, Yasa sempat memulai bisnis lampu hias warna-warni. Namun bisnisnya itu hanya berjalan enam bulan.

Dari sebuah buku inspiratif tentang berbisnis, Yasa pun nekat memulai usaha desain baju meski dirinya sama sekali tidak bisa menggambar. Saat t-shirt yang dijualnya berhasil diproduksi pada tahap pertama, hanya 2 kaos yang terjual.

Dari hasil usahanya yang keras dan nekat, Yasa telah membuka clothing line dengan brand Men’s Republic. Sasarannya adalah anak muda laki-laki.

Baca Juga: HARI MERDEKA: Penduduk Papua Barat Belum Merdeka dari Malaria, Cerita Tenaga Medis Menyehatkan Masyarakat dengan Segala Keterbatasan

Pasang surut dalam dunia bisnis pun pernah Yasa alami. Setelah sukses dengan Men’s Republic, Yasa melebarkan bisnisnya dengan membuka kedai kopi. Namun karena tidak mengatur keuangannya dengan baik, ia sempat merugi akibat bisnis ini.

Namun ia kembali bangkit dan berjuang mengembangkan bisnisnya. Hingga saat ini, Yasa tidak hanya memproduksi baju, tetapi juga sepatu dan sandal.

Dengan usahanya yang begitu keras, Yasa pun pernah masuk dalam daftar 30 pengusaha muda di dunia yang berpengaruh dalam industri e-commerce oleh majalah Forbes. Beberapa penghargaan juga ia raih, seperti Youth Marketeers Award 2016 dari Mark Plus dan menjadi juara 1 wirausaha muda mandiri nasional.

Baca Juga: HARI MERDEKA: HUT RI di Gunung Merbabu, Catat Daftar Kewajiban Pendakian Berikut Ini!

Untuk menginspirasi anak-anak muda lainnya dalam memperjuangkan bisnisnya, ia menulis buku Never too Young to Become a Billionaire. Melalui label fesyennya ini, Yasa juga sempat bertanding dengan studentpreneur terbaik dari 56 negara dalam Global Student Entrepreneur Awards (GSEA) di Jerman pada April 2017. Dalam ajang ini hanya berhasil mencapai semi final, namun perjuangannya tidak akan berhenti sampai di sini. Yasa akan terus berjuang dan mengembangkan bisnisnya hingga ke pasar dunia.

“Saya janji kalau Indonesia cuma kalah di kompetisi bisnis aja. The real competition is outside Three. Di pertarungan bisnis yang sebenarnya, we will be the winner! Believe me. Tunggu Men’s Republic akan “menjajah” industri sepatu di setiap negara,” tulis Yasa dalam salah satu unggahannya di Instagram dengan tekad tinggi.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini