Ada Larangan Bawa Buah Nanas kalau Band Rock Indie asal Inggris, Glass Animals Bawakan Lagu "Pork Soda", Apa Alasannya?

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 16 298 1757244 ada-larangan-bawa-buah-nanas-kalau-band-rock-indie-asal-inggris-glass-animals-bawakan-lagu-pork-soda-apa-alasannya-siJXwYmAbo.jpg Buah nanas (foto: Food Matters)

PELARANGAN membawa makanan dan minuman dari luar, atau larangan membawa hewan peliharaan yang diterapkan oleh banyak restoran atau kedai tempat makan di berbagai penjuru dunia. Tentunya sudah menjadi peraturan yang familiar untuk banyak orang.

Akan tetapi, bagaimana jika soal tentang peraturan pelarangan untuk membawa satu jenis spesifik buah tertentu ke sebuah perhelatan acara? Emm… terdengar sedikit aneh bukan?

Namun sayangnya, pelarangan perihal membawa satu jenis buah tertentu ini memang benar terjadi nyata adanya. Pasalnya, peraturan ini benar-benar diberlakukan pada penyelenggaraan acara festival musik terbesar di Inggris, The Reading and Leeds.

Ya, sebagaimana dikutip Thedailymeal, Rabu (16/8/2017) diketahui bahwa panitia penyelenggara acara festival musik ini telah mengeluarkan peraturan yakni melarang dengan tegas para penonton yang hadir untuk membawa buah nanas. Di mana, menurut laporan dari BBC disebutkan buah nanas tahun ini masuk ke dalam daftar barang-barang yang dilarang dibawa masuk ke dalam venue festival bersamaaan dengan senjata tajam, kembang api, tabung gas, dan segala jenis binatang.

 

Pelarangan soal membawa buah nanas ini diketahui karena, para pihak panitia khawatir terhadap penggemar dari band rock indie, Glass Animals akan hadir ke dalam tempat acara dengan membawa banyak buah nanas.

Di mana ketakutan tersebut, disebabkan karena dalam lagu berjudul “Pork Soda” yang dibawakan oleh Glass Animals ada sebuah lirik yang menyebutkan “pineapples are in my head” yang kerap dinyanyikan oleh band ini dengan menggunakan gimik aksi panggung yakni menutupi area panggung dengan tumpukan nanas.

Hingga akhirnya hal tersebut, sedikit banyak menginspirasi para penggemar band ini untuk menonton aksi Glass Animals sambil membawa nanas untuk diletakkan di atas kepala, bahkan sampai berpakaian ala nanas.

Lebih lanjut disebutkan, pihak panitia tidak mau ratusan nanas yang dibawa oleh para penggemar tersebut akhirnya hanya akan menjadi tumpukan sampah di sekitar area panggung ketika acara festival musik sudah usai yang nantinya menjadi pekerjaan baru lagi bagi para panitia karena harus membersihkan tumpukan sampah nanas tersebut.

Sementara itu untuk band Glass Animals sendiri, buah nanas masih diperbolehkan digunakan masuk sebagai gimik properti dalam aksi pertunjukkan panggung. Namun sehubungan dengan adanya pelarangan di atas, sang drummer Glass Animals, Joe Seaward menyebutkan bahwa ada kemungkinan dengan semakin dilarang membawa nanas, para penggemar malah semakin tertantang ingin membawa nanas masuk ke dalam venue acara.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini