Gara-Gara Sering Makan Fast Food, Dada Remaja Laki-Laki Tumbuh seperti Perempuan

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 16 481 1757034 gara-gara-sering-makan-fast-food-dada-remaja-laki-laki-tumbuh-seperti-perempuan-rxXUsSkIms.jpg Ilustrasi (Foto: Medonet)

ANDA sering mengonsumsi makanan cepat saji atau fast food? Jika iya, sebaiknya mulai mengurangi, atau kalau bisa berhenti dari sekarang. Kejadian pada remaja laki-laki di China mungkin bisa membuat Anda menjauhi makanan cepat saji.

Dokter di Rumah Sakit Zhejiang Wenzhou di China, baru saja mengoperasi anak laki-laki berusia 19 tahun. Dokter menyingkirkan sebagian payudara kanannya setelah tumbuh seukuran bra-A cup.

(Baca Juga: Metode Masak Nasi Putih dengan Minyak Kelapa Jauh Lebih Sehat, Kalorinya Rendah)

Remaja dari Kabupaten Cangan, Provinsi Zhejiang Timur China mulai merasakan pertumbuhan payudara di dada bagian kanannya saat berusia 13 tahun. Sesuai laporan di Deccan Chronicle, tubuhnya memproduksi hormon wanita yang berlebihan, sehingga menyebabkan kondisi tersebut, di mana ini disebut ginekomastia.

Remaja yang diketahui bernama Xiao Yang, meminta bantuan dari dokter setelah dadanya tampak tidak rata. Xiao merasa keanehan dari dadanya yang tidak rata terlihat semakin jelas.

(Baca Juga: HARI MERDEKA: Penduduk Papua Barat Belum Merdeka dari Malaria, Cerita Tenaga Medis Menyehatkan Masyarakat dengan Segala Keterbatasan)

Sisi kanan dadanya mirip dengan payudara wanita dan dada kirinya milik laki-laki. Kepala Pengobatan, Pan Zhongliang menjelaskan bahwa ketidakseimbangan hormon dewasa muda yang mengalami masa pubertas sering terjadi, katanya di laporan Deccan Chronicle.

Menurut Dr Pan, rumah sakit tersebut menerima hampir 100 pasien remaja dengan kondisi serupa setiap tahun. Para dokter menghubungkan kondisi tersebut dengan konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan.

(Baca Juga: HOAX, Kabar Viral Anak Lumpuh Akibat Vaksin MR, Menkes: Jangan Besarkan Masalah Ini!)

Dilansir dari laman Zeenews, Rabu (16/8/2017), dikatakan oleh para dokter di rumah sakit tersebut, makanan cepat saji memiliki bahan kimia yang dapat menggangu hormon.

Apa itu Ginekomastia?

Payudara yang tumbuh pada pria dikenal dengan nama man boobs atau moobs. Moobs disebabkan oleh ginekomastia yang memengaruhi 40%-60% pria.

Ginekomastia adalah kondisi genetik yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon pada pria. Ketidakseimbangan itu terjadi awalnya pada pubertas yang ditandai dengan pertumbuhan payudara mirip perempuan. Selain faktor genetik, moobs juga bisa terjadi karena obat-obatan, penggunaan steroid, penambahan berat badan, dan penuaan.

Ginekomastia bisa hilang selama atau setelah pubertas pada 50% atau lebih pria yang mengalaminya. Tapi ginekomastia bisa juga tidak hilang. Kondisi ini bisa menyebabkan efek psikologis pada pria sehingga membuat mereka menarik diri dari lingkungannya.

Kondisi lain yang menyebabkan payudara pada pria tumbuh adalah pseudo-ginekomastia. Dalam kondisi ini, payudara tumbuh karena adanya penumpukan lemak.

(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)

Payudara yang tumbuh pada pria bisa dihilangkan dengan jalan operasi. Jenis operasi yang dilakukan pun berbeda-beda, tergantung dengan kadar ginekomastia dan berapa banyak yang harus dikeluarkan dari bawah kulit. Operasi ginekomastia biasanya melihat beberapa faktor seperti puting susu, ukuran payudara, kebocoran, lama waktu penggunaan steroid, dan berat badan.

Namun, operasi ini memerlukan biaya yang tidak sedikit, terlebih pada kasus yang lebih rumit. Di Inggris, untuk melakukan operasi ini seorang pria harus mengeluarkan $8.500 - $12.000 atau setara dengan Rp115-160 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini