nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prihatin, Puluhan Ibu Hamil di Situbondo Terjangkit Virus Mematikan

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 14:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 16 481 1757043 prihatin-puluhan-ibu-hamil-di-situbondo-terjangkit-virus-mematikan-yIfZmXH2Ue.jpg

SITUBONDO - Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat pada 2017 ditemukan puluhan ibu hamil terjangkit atau menderita human immunudeficiency virus (HIV)/Acquired Immune Deficiensy Syndrome (AIDS).

"Tahun ini (2017) saja penderita HIV/AIDS yang baru ditemukan ada sekitar 200 orang, dan dari ratusan pengidap HIV/AIDS baru ini sebanyak 32 orang di antaranya merupakan ibu sedang hamil," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo Abu Bakar Abdi di Situbondo, Rabu (16/8/2017).

Ia menyebutkan jumlah penderita HIV/AIDS sejak 2010 hingga Agustus 2017 terus bertambah dan bahkan saat ini tercatat sebanyak 810 orang yang terjangkit virus mematikan tersebut.

(Baca Juga: Meninggal karena Aids, Keluarga Tolak Mandikan Jenazah Seorang Waria)

Ratusan pengidap HIV/AIDS itu, katanya, tersebar di 17 kecamatan Kabupaten Situbondo, dan pada 2016 penderita HIV/AIDS tercatat ada sekitar 66 orang meninggal dunia.

"Oleh karena itu saat ini kami terus fokus melakukan pendampingan medis bagi penderita HIV/AIDS termasuk bagi ibu hamil agar tidak menular ke bayi yang dikandungnya," ucapnya.

Abu Bakar mengatakan penderita HIV/AIDS baru di Situbondo memang cukup tinggi, sehingga Dinas Kesehatan melakukan gerakan mobile VCT (voluntary counseling test) dan petugas Dinas Kesehatan juga mendeteksi lebih dini dengan cara memeriksa setiap ibu hamil.

(Baca Juga: Buah Asal Papua Ini Dipercaya Bisa Menangkal Virus HIV)

Ia menambahkan penyebab tertinggi penderita HIV/AIDS yaitu perilaku seks bebas atau sering berganti pasangan. Pengidap HIV/AIDS menyentuh semua kalangan dan penderita semua masih berusia produktif di bawah usia 50 tahun.

"Yang paling memprihatinkan jika seorang kepala keluarga melakukan hubungan seksual dengan PSK yang terjangkit HIV/AIDS kemudian dengan mudah menularkan virus tersebut kepada istrinya," paparnya.

276 Ribu WNI Terjangkit HIV/AIDS

Kementerian Sosial mencatat angka penderita HIV/AIDS (ODHA) yang ada di Indonesia sudah sangat memprihatinkan yakni lebih dari 276 ribu orang.

"Jumlah ini tercatat di Kemensos yang terdiri dari 198 ribu orang lebih menderita HIV, dan 78 ribu orang lebih menderita AIDS. Totalnya mencapai 276 ribu orang di Indonesia menderita atau mengidap HIV/AIDS," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, akhir Januari 2017.

(Baca Juga: Kisah Mengharukan Perempuan Cantik Pengidap HIV)

Ia melanjutkan, jumlah yang tercatat oleh pihaknya ini pun hanya mendata mereka yang melakukan konsultasi ke dokter dan mengecek darah melalui layanan kesehatan. Sementara masih banyak penderita yang tidak terdata di Kemenkes, sebab tidak melakukan konsultasi dan cek darah.

"Untuk yang tidak terdata oleh kami masih sangat banyak. Jadi ada yang menyebutkan estimasikan kali 10 atau 99 kali lebih banyak dari data yang ada di Kemensos, dan dengan angka ini pun jelas sangat mengkhawatirkan," jelas Khofifah.

(Baca Juga: Sengatan Lebah Bisa Membunuh Virus HIV)


(Baca Juga: Sengatan Lebah Bisa Membunuh Virus HIV)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini