nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

HARI MERDEKA: Bubur Ase Sampai Nasi Krawu, Sajian Indonesia Zaman Kolonial yang Sudah Sulit Ditemukan, Ada Resepnya Juga Lho!

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 18 Agustus 2017 19:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 18 298 1758484 hari-merdeka-bubur-ase-sampai-nasi-krawu-sajian-indonesia-zaman-kolonial-yang-sudah-sulit-ditemukan-ada-resepnya-juga-lho-8YW0ZjZYIj.jpg Nasi Krawu (Foto: Eastjava)

LAYAKNYA busana tradisional, tradisi adat istiadat, ritual keagamaan, dan sederet banyak kebiasaan lainnya. Masakan atau kuliner juga merupakan termasuk dalam kekayaan warisan budaya yang merupakan suatu aset dari suatu bangsa.

Seperti hal nya dengan peran sederet makanan tradisional Indonesia pada zaman kolonial dahulu, yang kurang lebih bisa dibilang sebagai saksi bisu atas perjuangan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia.

Akan tetapi sayangnya, generasi muda sekarang tentunya tidak banyak yang mengetahui apalagi memahami apa saja sajian-sajian makanan yang beredar sejak zaman kolonial penjajahan dulu. Walau mungkin keberadaaanya sendiri, di zaman sekarang mungkin masih ada namun tidak dipungkiri bahwasanya semakin hari kehadirannya sajian zaman kolonial memang sudah hampir punah.

Nah, sebagai generasi muda yang menghargai sejarah akan bangsanya sendiri. Tentunya tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih lanjut apa sajakah makanan-makanan yang sudah beredar sejak jaman kolonial penjajahan dahulu? Baca uraiannya di bawah ini yuk!

 Baca Juga: HARI MERDEKA: 72 Tahun Merdeka, Bidan Terus Berjuang Pangkas Angka Kematian Ibu)Baca Juga:

HARI MERDEKA: 72 Tahun Merdeka, Kasus Gizi Buruk & Stunting Masih Jadi ''PR'' Besar Indonesia)

 

1. Nasi Krawu : Hidangan lengkap namun simpel, yang terdiri dari nasi putih yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama dengan aneka lauk-pauk seperti, daging sapi, semur sapi, serundeng (kelapa parut) dan sambal terasi.

2. Bebek Ingkung : Sajian dari daging bebek sebagai bintang utama satu ini diketahui adalah salah satu kuliner asli dari Madura, Jawa Timur. Bebek Ingkung hadir dengan sajian daging bebek yang dibumbui oleh bahan-bahan gurih tradisional seperti santan dari kelapa, jahe dan asam jawa sebagai bahan bumbu utama.

3. Seupan : Kudapan ringan satu ini, terdiri dari ubi, singkong, dan buah pisang yang dimasak dengan cara dikukus lalu kemudian dihidangkan dengan parutan kelapa yang gurih, udang ebi, dan kincha blondho.

4. Sate Kere : Hidangan sate satu ini bisa dibilang hadir sebagai kombinasi dari semua daging dari banyak jenis unggas. Pasalnya, sate kere ini adalah sajian sate dari daging ayam, sapi, dan kambing sekaligus dan disantap dengan siraman saus kacang seperti hidangan sate pada umumnya.

5. Bubur Ase Betawi : Nah, bubur ayam satu ini bisa dibilang sudah sangat langka keberadaaanya. Bubur ase sendiri terdiri dari bubur putih polos yang dimakan bersamaan dengan daging semur sapi, tahu, serta acar lalu juga kerupuk merah yang membuat hidangan bubur satu ini sangat berbeda dengan sajian bubur ayam biasa yang biasanya disantap dengan suwiran daging ayam, cakwe, dan bahan pelengkap lainnya.

6. Kerupuk Gebyur : Anda pasti pernah menyantap asinan sayur yang banyak dijajakan sebagai jajanan kaki lima bukan? Nah, kerupuk berukuran besar berwarna kuning yang ada di dalam hidangan asinan sayur tersebut inilah yang dinamakan sebagai kerupuk gebyur. Kerupuk gebyur ini pada dasarnya bisa kok dimakan langsung, tanpa harus bersama dengan sepiring asinan sayur, karena kerupuk gebyur sendiri adalah kerupuk khas Indonesia yang disajikan bersama dengan saus gula merah dan sambal pedas yang dituangkan sedikit demi sedikit langsung di atas kerupuk.

Sederet ragam hidangan unik, dengan tema menilas balik pada zaman penjajahan Belanda saat di Batavia (Jakarta tempo dulu) inilah yang coba dihadirkan oleh salah satu hotel bintang lima di Jakarta. Selain untuk melestarikan warisan kuliner tempo dulu, seperti keterangan dari Adeza Hamzah, selaku Cluster Director of Marketing Communications dari The Ritz Carlton, Kuningan mengungkapkan bahwa kehadiran konsep ‘Indonesia Colonial Cuisine’ ini juga diketahui sebagai salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat Indonesia khususnya yang berada di Jakarta agar bisa mengenal makanan-makanan khas tempo dulu di zaman penjajahan.

“Konsep masakan Indonesia bertemakan masa kolonial penjajahan dulu ini, memang selain sebagai salah satu acara spesial untuk merayakan peringatan HUT RI ke-72, yang pasti juga menjadi media untuk memperlihatkan dan memperkenalkan apa saja sih makanan-makanan tempo dulu yang terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, dulu pas zaman penjajahan. Karena, memang sayangnya generasi sekarang banyak sekali yang tidak tahu bahwa oh dulu ada makanan ini loh,” papar Adeza Hamzah, kala ditemui Okezone belum lama ini.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini