nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

HARI MERDEKA: Sangat Populer di Indonesia Ternyata 5 Makanan Ini Peninggalan Penjajah

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Jum'at 18 Agustus 2017 20:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 18 298 1758654 hari-merdeka-sangat-populer-di-indonesia-ternyata-5-makanan-ini-peninggalan-penjajah-yJPQWEEdHb.jpg Kuliner (Foto: Ist)

BANGSA Indonesia patut bangga terlahir dengan darah merah putih di dalamnya, kekayaan alam negeri ini jadi hal yang patut dibanggakan. Tapi kekayaan ini juga yang membuat para penjajah datang karena tergoda kekayaan alam Indonesia.

Dalam ratusan tahun, Indonesia berada dibawah pemerintahan penjajah sebelum akhirnya bisa mengumumkan kemerdekaan. Selama masa penjajahan ini juga Indonesia menerima berbagai pengaruh dari negeri penjajah, misalnya dalam hal kuliner.

Dari Topping Burger hingga Ayam Goreng, Freakshake Antimainstream Kembali Jadi Tren

Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (18/8/2017) Okezone merangkum 5 kuliner yang cukup populer di Indonesia meskipun aslinya ini bukanlah makanan khas Indonesia. Deretan makanan asal negeri penjajah ini tampaknya sesuai dengan selera lidah masyarakat Indonesia sehingga meskipun penjajah sudah hengkang tapi kulinernya masih saja eksis hingga kini.

Tidak Rugi Mengonsumsi 5 Makanan Ini Setiap Hari, Paling Murah Bayam & Tomat

Semur

Semur termasuk makanan yang memiliki banyak penggemar baik anak-anak ataupun orang tua. Rasanya yang familiar bisa diterima semua kalangan. Siapa sangka, semur ternyata merupakan kuliner warisan Belanda. Nama semur berasal dari bahasa Belanda yakni smoor yang berarti rebusan. Di negeri Kincir, smoor merupakan olahan daging yang direbus bersama tomat dan bawang dalam waktu lama. Di Indonesia semur diolah dengan tambahan berbagai bumbu dan rempah sehingga membuat rasanya semakin kaya.

Sup Brenebon

Di Indonesia bagian Timur, nama sup brenebon sudah tak asing terdengar. Olahan sup dengan isian kacang merah ini cukup punya tempat di hati masyarakat Timur. Menurut pakar kuliner Hindia Belanda, Jeff Keasberry, sup brenebon yang populer di Indonesia adalah adaptasi sup bruine bonensoep asal Belanda. Jika di Indonesia sup brenebon memiliki kuah kaldu yang bening, maka di Belanda supnya lebih kental karena mendapat campuran krim.

Perkedel

Meskipun banyak tersaji sebagai makanan rumahan, sering ada di warung makan hingga restoran berbintang, nyatanya perkedel bukan merupakan makanan khas Indonesia. Olahan kentang tumbuk yang digoreng kembali ini adalah warisan dari Belanda. Saat zaman penjajahan masyarakat Belanda sering membuat makanan ini yang di negeri asalnya dikenal dengan nama frikadelle. Karena sulit menyebut nama ini, masyarakat Indonesia menyebutnya perkedel yang intonasinya lebih mudah dilontarkan.

Kastengels

Kue kering berbahan keju yang satu ini hampir tak pernah absen saat mendekati hari raya Lebaran. Dari namanya mungkin sudah bisa ditebak jika kue ini memang bukan asli Indonesia. Kastengels adalah kue masyarakat Belanda yang namanya memiliki arti stik keju. Karena cocok dengan lidah orang Indonesia, kue ini masih dibuat dengan resep asli ala Belanda.

Kue cubit

Kue cubit diyakini merupakan kue adaptasi dari poffertjes yakni camilan manis yang digemari di Belanda. Kue ini dibuat menggunakan adonan tepung terigu, gula dan mentega namun dimasak mengguanakan cetakan berbentuk bulat. Di Indonesia adonan kue ini dicetak dan dimasak dalam cetakan yang bentuknya lebih bervariasi. Jika poffertjes diberi taburan gula bubuk saat sudah matang, maka kue cubit memiliki ciri diberi taburan meises cokelat.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini