nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Shiprock, Sisi Misterius nan Menawan di Meksiko

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 18 Agustus 2017 19:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 18 406 1758486 shiprock-sisi-misterius-nan-menawan-di-meksiko-BvYk4ycpJ1.jpg Keindahan Shiproc di Meksiko (foto: Ambou/Atlasobscura)

SEBUAH formasi batuan yang dikenal dengan nama Shiprock telah lama menjadi daya tarik di tengah padang pasir sekitarnya. Dari kejauhan formasi batuan ini terlihat tampak kokoh sendirian dan tampak semakin mengesankan ketika matahari kembali ke peraduannya.

Formasi batuan Shiprock seperti yang dikutip dari Atlasobscura, Jumat (18/8/2017), telah terbentuk sekira 30 juta tahun lalu. Shiprock berkembang sebagai steker di dalam lubang angin dari sebuah gunung berapi yang aktif.

(Baca Juga: Ayo Cepat ke Inggris, Bisa Lihat Dinosaurus hingga Main di Kampung Alice!)

(foto: Diastar-Wikimedia)

Seiring waktu, sisa gunung berapi tersebut terkikis dan meninggalkan singkapan bergeirigi di hamparan dataran yang luas, seperti sekarang ini. Shiprock yang berada di New Meksiko tersebut memiliki ketinggian mencapai 1500 kaki atau setara dengan 457 meter, dan merupakan titik tertinggi dari formasi batuan tersebut.

(Baca Juga: Hore! Museum Antariksa Akan Ajak Pengunjung Saksikan Gerhana Matahari)

Dalam formasi batuan Shiprock terdapat sebuah mitos yang mengatakan sebidang tanah menjadi burung, membawa orang-orang leluhur Navajo di punggungnya. Saat matahari tenggelam, makhluk besar itu tinggal di lokasi padang pasirnya yang sekarang dan segera kembali ke batu.

Orang-orang baru akan tiba menetap di puncak formasi batuan tersebut dan hanya mengumpulkan makanan dan air. Namun, pada suatu hari Shiprock tersambar petir dan sejak saat itu pengunjung telah dilarang untuk mendekati formasi batuan yang kokoh tersebut, sebab kejadian tersambar petir diyakini sebagai balasan bagi orang-orang yang dianggap telah mengganggu roh-roh dari para pendahulu mereka.

(Baca Juga: SHARE LOC: Ngobaran, Pantai di Yogyakarta dengan Sentuhan Nuansa Bali)

(foto: Bowie Snodgrass-Wikimedia)

Shiprock yang curam dan berbahaya pernah menjadi hadiah besar dan lokasi sempurna bagi pemanjat tebing, sebelum akhirnya peristiwa berdarah terjadi, sejak 1970 Shiprock pun dilarang dikunjungi lagi.

(Baca Juga: HARI MERDEKA: Kisah Kalisosok, Penjara Bawah Tanah yang Kejam di Surabaya)

Sisi Shiprock terlihat begitu curam dengan kemiringan 90 derajat, bergerigi dan menantang adrenalin. Pemandangan dari atas puncak Pegunungan Chuska pun, Shiprock terlihat begitu menakjubkan dan keeksotisannya tidak memudar. Alam sekitar dekat Roof Butte juga tidak kalah menggoda dan meneduhkan pandangan para wisatawan.

Bagi wisatawan yang hendak mengunjungi Shiprock, maka dianjurkan untuk menggunakan kendaraan offroad untuk mendekati batuan. Pasalnya, keadaan alam yang berupa padang pasir hanya dapat dilewati oleh mobil jenis offroad.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini