Idap Sindrom Langka, Perempuan Ini Lahir Tanpa Alat Reproduksi

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 18 Agustus 2017 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 18 481 1758417 idap-sindrom-langka-perempuan-ini-lahir-tanpa-alat-reproduksi-hBZHBVdYgr.jpg Kaylee Moats (Foto: Dailymail)

IMPIAN seorang perempuan tentunya bisa hamil dan melahirkan seorang anak. Tapi bagaimana jika perempuan itu tidak memiliki alat reproduksi? Hal ini dialami oleh seorang perempuan asal Arizona bernama Kaylee Moats.

Ketika lahir, perempuan berusia 22 tahun ini tidak memiliki vagina. Dia terlahir dengan sindrom Mayer Rokitansky Kuster di mana dia tidak memiliki serviks, rahim, atau lubang vagina. Sejak remaja, dia takut orang lain tahu tentang kondisi anehnya lalu mengejeknya.

(Baca Juga: Susah Bedakan Bau Bensin dan Permen? Awas, Indikasi Awal Kepikunan)

Kaylee merasa ada yang tidak beres dengan kondisinya saat dia berusia 18 tahun. Saat itu dia merasa aneh karena tak kunjung mendapatkan menstruasi. Semula keluarganya menganggap hal itu terjadi karena Kaylee mengalami perkembangan yang lebih lambat dibanding remaja perempuan lain.

(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)

Setelah menunggu lama, akhirnya Kaylee memutuskan untuk periksa ke ginekolog. Ketika dokter mengatakan bahwa dirinya tidak punya rahim, dia hanya bisa merasa hancur dan bingung.

“Saya merasa takut akan masa depan karena tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya berpikir bagaimana caranya saya bisa memiliki keluarga sendiri,” tutur Kaylee seperti yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (18/8/2017).

(Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)

Kaylee malu mengatakan keadaannya ini pada teman-temannya. Terlebih dia merasa berada dalam situasi sulit ketika teman-temannya membicarakan tentang kehamilan atau menanyakan apakah dia memiliki pembalut. Selain itu, Kaylee juga menarik diri dari laki-laki karena takut memiliki seorang pacar.

Tapi semuanya berubah ketika dia bertemu dengan Robbie Limmer empat bulan lalu. Sebulan menjalin hubungan, Kaylee kemudian berani menceritakan keadaan yang sebenarnya pada Robbie.

(Baca Juga: Biar Tidak Stres, Penderita Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis Wajib Sibuk!)

Beruntung Robbie tetap menerima keadaannya walaupun sempat merasa bingung pada awalnya. Malah Robbie mendukungnya untuk menjalani operasi pembuatan vagina.

Robbie menyumbang £ 39 atau Rp 670.000,- setiap bulan dari gajinya untuk menambahkan dana operasi. Kaylee memang berencana menjalani operasi pembuatan vagina setelah menjalin hubungan dengan Robbie. Dia ingin bisa merasakan hubungan seks dan memiliki anak sendiri dari rahimnya.

Untuk melakukan operasi pembuatan vagina, Kaylee membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dia harus mengumpulkan setidaknya £ 11,580 atau Rp 200 juta agar dirinya menjadi perempuan seutuhnya. Adik Kaylee juga mengadakan penggalangan dana supaya kakaknya bisa menjalani operasi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini