nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hanya Berolahraga di Akhir Pekan, Sehat atau Tidak?

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 19 Agustus 2017 06:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 18 481 1758583 hanya-berolahraga-di-akhir-pekan-sehat-atau-tidak-g7uxXoeV6g.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PADATNYA rutinitas sering menjadi alasan seseorang untuk tidak rutin berolahraga. Mereka biasanya memilih akhir pekan sebagai waktu berolahraga. Tapi, apakah berolahraga seminggu sekali menjadikannya efektif dan membawa dampak positif untuk kesehatan?

Menurut sebuah penelitian, berolahraga di akhir pekan masih membawa keuntungan. Orang-orang yang berolahraga lebih 3-5 kali seminggu memiliki risiko kematian 35% lebih rendah, risiko kematian akibat kardiovaskular 41% lebih rendah, dan risiko kematian akibat kanker 21% lebih rendah. Hasil ini tidak jauh berbeda dengan orang-orang yang hanya berolahraga di akhir pekan.

(Baca Juga: Susah Bedakan Bau Bensin dan Permen? Awas, Indikasi Awal Kepikunan)

Mereka yang olahraga di akhir pekan memiliki risiko kematian 30% lebih rendah, risiko kematian akibat kardiovaskular 40% lebih rendah, dan risiko kematian akibat kanker 18% lebih rendah. Tapi cara olahraga yang dilakukan pun harus benar.

“Jika seseorang hanya bisa berolahraga di akhir pekan, mereka harus melakukan tingkat aktivitas fisik yang tidak berlebihan,” ujar Steven McDaniels, pemilik salah satu pusat kebugaran seperti yang dikutip dari Bustle, Sabtu (19/8/2017).

(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)

Di lain pihak, Science of Us mengatakan orang-orang yang berolahraga di akhir pekan rentan terhadap masalah musculoskeletal atau ketegangan aktif. Selain itu, mereka bisa terluka dan mengalami kelelahan dini.

Hal lain yang perlu diingat, tidak semua orang memiliki kemampuan, kebutuhan, dan keinginan yang sama terhadap olahraga. Jadi, olahraga adalah pilihan masing-masing orang dan seharusnya tidak perlu merasa ada tekanan.

Berolahraga di akhir pekan tidak harus pergi ke pusat kebugaran. Masih banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan agar tubuh tetap bergerak. Anda bisa membersihkan rumah atau apabila sudah memiliki pasangan, berhubungan seks di akhir pekan juga bisa membakar kalori. Malah kegiatan itu bisa dikatakan lebih menyenangkan dibanding berlari di atas treadmill.

(Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)

Selain kegiatan di atas, olahraga yang paling mudah dilakukan adalah berlari atau melakukan metode latihan HIIT. HIIT adalah latihan kardio intensitas tinggi yang sering dijadikan pilihan banyak orang untuk tetap aktif bergerak dan membantu menurunkan berat badan di saat mereka tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga.

Gerakan-gerakan di metode latihan ini juga tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Gerakannya antara lain jumping jack, plank, dan squat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini