Jangan Minum Air Putih yang Berbusa, Ada Virusnya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 19 Agustus 2017 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 19 481 1758783 jangan-minum-air-putih-yang-berbusa-ada-virusnya-KF9wGZ6nsT.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

PERNAH melihat air putih yang mengandung busa di atasnya? Atau ketika Anda menuangkan air ke botol minum, timbul busa yang hilangnya tidak segera. Awas! Air tersebut mengandung virus berbahaya.

(Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)

Penelitian terbaru melihat fakta tersebut. Berdasarkan hasil dari pengujian air berbusa, ternyata diketahui air tersebut mengandung virus bernama norovirus. Norovirus sendiri adalah virus yang menyerang alat pencernaan yang bisa menyebabkan infeksi.

(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)

Dampak dari paparan virus tersebut adalah muntah-muntah, diare, atau sakit perut. Virus tersebut menyerang cukup mudah. Salah satunya adalah dengan sentuhan tangan, benda, kotoran manusia, atau bekas muntahan dari seseorang yang mengidap virus norovirus. Dilansir dari Dailymail, Sabtu (20/8/2017), 10 penelitian menemukan adanya kaitan antara paparan norovirus dengan penyakit gastrointestinal akut (AGI).

Perlu Anda ketahui sebelumnya, parasit penyebab AGI tidak hanya norovirus, tetapi juga bisa karena Giardia atau Cryptosporidium. Parasit-parasit itu menyebabkan muntah dan diare juga sama dengan norovirus.

(Baca Juga: Susah Bedakan Bau Bensin dan Permen? Awas, Indikasi Awal Kepikunan)

Nah, pada air berbusa, diketahui busa yang ada itu mengadung virus berbahaya. Busa itu merupakan partikel yang tidak terlarut. Partikel semacam itu dapat melindungi patogen terhadap proses desinfeksi air tersebut. Kelembapan air juga mampu menimbulkan busa pada air dan itu pun mengandung patogen berbahaya.

Sementara itu, hubungan antara air berbusa dan penyakit usus dijelaskan peneliti dari Drexel University di Philadelphia. Dalam penelitian tersebut, peneliti menunjukkan adanya hubungan antara air berbusa dan perkembangan masalah AGI.

Busa yang ada di air mampu melindungi patogen dari desinfektan. Makanya itu dikatakan cukup berbahaya bagi kesehatan.

Penulis studi Dr Anneclaire De Roos mengungkapkan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebaran virus melalui air minum dan menyebabkan masalah AGI masih rendah. Namub, pada beberapa wilayah di Inggris dan Amerika, kasusnya terdeteksi. Jadi, kewaspadaan tetap harus dilakukan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini