AWAS! Perempuan Kurus yang Doyan Makan Junk Food Juga Berisiko Terkena Kanker

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 19 Agustus 2017 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 19 481 1758913 awas-perempuan-kurus-yang-doyan-makan-junk-food-juga-berisiko-terkena-kanker-DH8b9FdRiL.jpg Ilustrasi (Foto: Mirror)

TUBUH sehat adalah tubuh yang seharusnya dijadikan impian siapa pun. Bukan sekadar kurus saja, tetapi tetap penyakitan. Sebab, tubuh kurus tidak berarti Anda sehat dan terhindar dari risiko kesehatan berbahaya.

Jangan salah, memiliki tubuh kurus ternyata tetap berisiko terserang kanker. Ouch! Kok bisa? Dijelaskan Prof Cyntia Thomson dari University of Arizona, pemilik tubuh kurus bisa berisiko kanker jika mereka memiliki kebiasaan mengonsumsi junk food yang terlalu sering.

"Mengonsumsi makanan tinggi energi dan rendah nutrisi seperti junk food memiliki kontribusi sebanyak 10 persen meningkatkan kanker. Meskipun wanita tersebut memiliki badan yang kurus," ucap Prof Cyntia Thomson selaku ketua penelitian.

(Baca Juga: Susah Bedakan Bau Bensin dan Permen? Awas, Indikasi Awal Kepikunan)

Studi yang juga diterbitkan di jurnal Academy of Nutrition and Dietetics ini melibatkan 90 ribu wanita pasca menopause di Amerika. Dalam studinya, peneliti berfokus pada dietary energy density (DED) atau ukuran kualitas makanan yang berkaitan kalori dan nutrisi.

(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)

Hasil penelitian itu memperlihatkan bahwa risiko kanker pada perempuan kurus yang rutin mengonsumsi junk food sama halnya dengan risiko kanker pada orang obesitas. Fakta tersebut tentunya harus menjadi kewaspadaan Anda yang masih mengonsumsi junk food secara berlebihan.

"Penemuan ini menjelaskan bahwa hanya mengontrol berat badan saja tidak mencegah kanker yang berkaitan dengan obesitas jika perempuan mengonsumsi makanan yang tinggi energi dan rendah nutrisi," imbuh Prof Cyntia dikutip dari Mirror, Sabtu (19/8/2017).

(Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)

Lebih lanjut, risiko kanker pada perempuan bertubuh kurus dicurigai sebagai akibat tingkat DED yang tinggi. Hal itu juga yang menyebabkan disregulasi metabolisme. Prof Chyntia menambahkan, diperkirakan sekitar 30 persen risiko kanker akibat DED yang tinggi dapat dicegah dengan melakukan perubahan pola makan.

Pengontrolan asupan makanan menjadi hal yang cukup penting dalam mencegah tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh. Sembarang dalam memilih makanan dipercaya menjadi salah satu pemicu pertumbuhan sel kanker tersebut. Jadi, akhir pekan ini masih mau berencana jajan junk food?

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini