nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanpa Sadar, Nonton Serial Drama Korea Bisa Bikin Kecanduan, Anda Berisiko Insomnia!

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 21 Agustus 2017 06:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 19 481 1759050 tanpa-sadar-nonton-serial-drama-korea-bisa-bikin-kecanduan-anda-berisiko-insomnia-Xwc6g1q5Fm.jpg Ilustrasi (Foto: Indiatimes)

PERNAHKAH Anda kecanduan menonton salah satu serial TV sebut saja serial Korea? Jika iya, tentu Anda pernah memaksakan diri untuk tetap bangun dan menonton karena merasa “nanggung”.

Jika kondisi ini berlangsung terus menerus, Anda bisa memiliki kualitas tidur yang buruk, kelelahan berlebih, dan berisiko terkena insomnia. Tapi ternyata, tayangan itu bukan hanya membuat Anda tidak tidur karena ingin menonton satu episode lagi.

(Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)

Tayangan on demand telah dirancang untuk membuat seseorang kecanduan, meningkatkan ketegangan, serta secara emosional merasa terkait dengan jalan cerita dan karakternya. Menurut peneliti dari University of Michigan, hal ini bisa menyebabkan kegembiraan dan peningkatan gairah. Akibatnya terjadi peningkatan kewaspadaan secara kognitif dan ketidakmampuan untuk memejamkan mata padahal sudah waktunya untuk tidur.

(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)

Peneliti melakukan tes pada 423 orang dewasa yang berusia 18-25 tahun. Mereka diminta menyelesaikan survei online yang menanyakan seberapa sering mereka menonton serial televisi, tayangan konvensional, dan layanan streaming.

Tak hanya itu, peserta juga ditanyakan seberapa sering mengalami kecanduan untuk menonton episode serial TV secara berturut-turut. Ada juga pertanyaan tentang kualitas tidur dan sikap waspada yang dirasakan sepanjang hari.

(Baca Juga: Susah Bedakan Bau Bensin dan Permen? Awas, Indikasi Awal Kepikunan)

Lebih dari 80% peserta penelitian sering menghabiskan waktu tidurnya dengan menonton serial TV karena sudah kecanduan. Mereka biasanya menonton tiga hingga empat episode setiap malamnya.

Selain itu, mereka yang mengalami kecanduan lebih merasa lelah, memiliki gejala insomnia yang lebih banyak, dan lebih waspada sebelum tidur. Fakta lain menunjukkan bahwa ternyata pria lebih kecanduan menghabiskan waktu untuk menonton serial TV dibanding dengan wanita.

Hal menarik yang ditemukan peneliti, orang yang menonton tayangan TV konvensional sepanjang malam malah tidak mengalami kualitas tidur yang buruk, rasa lelah, gejala insomnia, dan peningkatan kewaspadaan.

“Kecanduan menghabiskan semua episode serial TV secara langsung memengaruhi kualitas tidur. Tapi tidak dengan menonton tayangan konvensional. Hal ini merupakan bukti yang bagus,” ungkap profesor studi komunikasi, Jan Van den Bulck, PhD seperti yang dikutip dari Health, Senin (21/8/2017).

Pengaruh tayangan konvensional terhadap kualitas tidur memang masih diperdebatkan. Tapi setidaknya orang tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton cerita yang sama. Mereka masih harus menunggu keesokan harinya atau malah minggu depan. Dengan begitu, tidak merusak kualitas tidurnya dalam waktu singkat.

Menurut Van den Bulck, bila seseorang ingin memperbaiki jumlah atau kualitas tidurnya harus bisa mengevaluasi kebiasaan menonton yang menyebabkan kecanduan. Pembatasan bisa dimulai dengan menentukan kapan dan berapa banyak episode yang ingin ditonton.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini