Share

Ngeri! Tangan Bocah 7 Tahun Jadi Melepuh Gara-Gara Tato Henna

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Senin 21 Agustus 2017 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 21 194 1759761 ngeri-tangan-bocah-7-tahun-jadi-melepuh-gara-gara-tato-henna-JbhzJyos3P.jpg Bocah 7 tahun luka bakar akibat hena (Foto: Thesun)

SENI mempercantik tubuh wanita dari Timur Tengah atau dikenal dengan henna painting memang sangat menarik. Hiasan yang diaplikasikan pada bagian tangan, kuku, atau kaki ini memiliki motif yang cantik, seperti bunga-bungaan, dengan pemakaian dominan tinta berwarna coklat kemerahan.

Namun, sebelum menggunakan tato henna, sebaiknya Anda perlu berhati-hati. Ya, salah-salah hal tersebut bisa menimbulkan reaksi alergi. Hal inilah yang baru saja dialami oleh seorang bocah bernama Madison Gulliver. Madison menderita alergi kulit parah hingga melepuh setelah menggunakan tato henna hitam.

Ini bermula ketika Madison tengah melakukan liburan di Mesir. Kala itu, ia tertarik untuk menghias tangannya dengan tato henna hitam. Namun, begitu sampai di rumahnya, bocah 7 tahun ini mengaku bila tato henna pada tangannya menimbulkan rasa gatal.

BACA JUGA:

5 Motif Tato yang Bakal Tren di Tahun Ini

Hati-Hati! Penggunaan Tato Mainan pada Anak Picu Ruam

Tak lama kemudian, lengannya tersebut melepuh dan meninggalkan luka yang menyakitkan. Kulit di bawah tato hitamnya mulai menggelembung.

 

Gelembung tersebut belum menampakkan warna merah hingga esok paginya, seluruh tato membuat gatal di kulit Madison. Sang ayah lalu mencuci tato tersebut yang malah berakibat mengelupasnya kulit Madison.

Bahkan, diperlukan tindakan operasi untuk menyembuhkan luka tersebut.

"Dia sangat takut setelah melakukan tato henna hitam itu. Salon hotel yang menawarkan tato henna ini mengklaim bahwa ini bukan masalah tato henna-nya, melainkan kulit putriku. Dia mengalami luka dari jari hingga siku, dan rasanya sangat sakit," tutur Dad Martin, ayah dari Madison Gulliver, sebagaimana dilansir TheSun, Senin (21/8/2017).

Mulanya, dokter memberikan krim steroid untuk merawat luka tersebut. Namun, ketika kulit Madison melepuh mulai muncul di bawah tato hitam, Madison dilarikan ke spesialis luka bakar Salisbury District Hospital.

 

"Kami mulai panik. Para dokter mengatakan belum pernah melihat kasus seperti ini sebelumnya. Beberapa usaha yang dilakukan malah memperburuk kondisi Madison," kata Martin.

Dokter kemudian melakukan tes pada cairan yang merembes dari luka tangan Madison. Dokter terkejut menemukan tingkat pH tinggi, yang mengindikasikan adanya luka bakar kimia.

Rupanya tato henna hitam yang diaplikasikan pada tangan Madison mengandung paraphenylenediamine (PDD) yang cukup tinggi. PPD sendiri merupakan zat kimia beracun, yang banyak ditemui pada produk kecantikan, seperti tabir surya dan pewarna rambut, namun dalam dosis yang sangat kecil.

BACA JUGA:

4 Tradisi Tato Unik dari Mesir hingga Tanah Air

Mau Hapus Tato dengan Laser? Simak Hal yang Harus Diketahui Lebih Dulu!

Penambahan PDD dalam henna menjadi masalah tersendiri pada kesehatan masyarakat. Pasalnya, PDD merupakan zat kimia alergen yang bisa menyebabkan reaksi hipersensitivitas pada anak-anak. Dan, inilah yang menimpa Madison.

"Mereka memutuskan untuk merawat kulit dengan mengelupas kulit yang melepuh, sehingga mereka bisa mengakses kulit yang terbakar di bawahnya," jelas Martin.

Kulit Madison yang melepuh tersebut nyatanya begitu tebal sehingga perlu dipotong. Kini, Madison telah dirujuk ke unit pengelolaan bekas luka dan harus menggunakan perban paling tidak selama enam bulan, untuk meminimalkan bekas luka yang menutupi lengannya.

Atas kejadian yang menimpa sang buah hati, Martin ingin memperingatkan orang lain tentang bahaya tato henna hitam.

"Kami tidak ingin kompensasi, yang paling utama adalah kesembuhan Madison dan meminimalisir bekasnya karena kami tak ingin ia tumbuh dengan bekas tersebut sepanjang hidupnya," ujar Martin.

Sementara itu, pihak hotel telah mengajukan permohonan maaf dan meminta salon tak lagi menawarkan tato henna ke tamu atau pengunjung lainnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini