nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SHARE LOC: Yeay! Snorkeling di Pulau Pinjan Enggak Perlu Basah-basahan Lho

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 21 Agustus 2017 17:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 21 406 1760024 share-loc-yeay-snorkeling-di-pulau-pinjan-enggak-perlu-basah-basahan-lho-HUN9PRqV5t.JPG Keindahan Pulau Pinjan (foto: Instagram/@alfisyar_idiots)

SENSASI lain dari snorkeling sekarang bisa dirasakan oleh para wisatawan. Jika biasanya snorkeling menuntut para penikmatnya berbasah-basahan, kali ini pengamatan surga bawah laut itu tidak perlu lagi membasahkan badan.

Di sebuah pulau di Tolitoli, para wisatawan yang berasal dari domestik ataupun mancanegara dapat merasakan asyiknya menyaksikan pemandangan bawah laut tanpa harus membasahkan badan.

(Baca Juga: Yuk Belajar Sejarah Jawa di Museum Terbaik Indonesia)

(foto: Instagram/@hardyzk)

Ya, Pulau Pinjan, di pulau yang masih berada di kawasan Kota Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah tersebut, para wisatawan dapat melihat-lihat terumbu karang yang berwarna-warni, ikan-ikan kecil yang berenang tersembunyi di dalamnya tanpa basah dan tanpa mengenakan perlengkapan snorkeling.

(Baca Juga: UNCOVER INDONESIA: Mengulik Korowai, Suku Kanibal di Papua yang Jadi Sorotan Dunia)

Snorkeling tanpa basah itu bisa dilakukan hanya saat-saat tertentu saja, yaitu pada air laut surut. Potensi alam yang dimiliki oleh Pulau Pinjan memang tidak boleh diremehkan.

Snorkeling tanpa basah akan jadi daya tarik utama saat para wisatawan berkunjung ke pulau tersebut, walau pun membutuhkan perjuangan yang panjang dan melelahkan, tapi Pulau Pinjan menjamin segala perjuangan akan terbalaskan dengan nilai pemandangan alam yang tidak dapat diukur dengan barang berharga semahal apapun.

Letak Desa Pinjang cukup jauh, namun bukan berarti tidak dapat dicapai. Agar dapat menikmati pesona yang dimiliki Pulau Pinjan, para pelancong harus menjangkau Kota Palu terlebih dahulu dengan naik pesawat terbang lalu ke Tolitoli, perjalanan udara yang menjadi tahap awal ini akan memakan waktu selama kurang lebih hampir sejam.

(Baca Juga: SHARE LOC: Bertualang Mencari Air Terjun yang Tersembunyi di Hutan Belantara Bengkulu)

Setelah itu, tiba di Tolitoli, para pelancong harus kembali melanjutkan perjalanan dengan jalur darat sejauh 95 kilometer. Dari pusat Kota Tolitoli, para pelancong akan melewati beberapa daerah seperti Santigi, Laulalang, Pinjan dan Binontoan, perjalanan tahapan kedua ini akan menghabiskan waktu sekira dua jam.

Perjalanan belum juga selesai, setelah dari tahapan kedua, para pelancong harus naik speed boat dari Santigi selama dua hingga dua setengah jam lamanya, tapi kalau dari logpond, jarak dapat ditebas jadi 10 hingga 20 menit. Setibanya di Pulau Pinjan, lelah di pundak pun sekejap sirna.

Pemandangan yang terhampar membuat mata seketika lupa berkedip dan rasa ingin teriak mensyukuri nikmat Tuhan. Pantai berpasir putih nan halus dan hangat menyapa kaki dengan lembutnya. Air laut yang jernih dan bergradasi warna biru khas, membuat mata dimanjakan dengan sayup-sayup angin menambah kesempurnaan ciptaan Tuhan menjadi tiada tara rasanya.

(foto: Instagram/@alfisyar_idiots)

Berlarian di sepanjang bibir pantai jadi kegiatan yang harus dilakukan oleh para pelancong. Bermain-main dengan ombak-ombak kecil yang tiba di bibir pantainya akan sangat menyenangkan. Pulau Pinjan sungguh jadi anugerah Tuhan yang patut disyukuri.

(Baca Juga: Gerhana Matahari Siap Menggelap Gulitakan Sebagian Langit Amerika Hari Ini!)

Saat air laut surut tiba, cobalah untuk memberanikan diri berjalan sedikit jauh ke laut. Anda akan melihat beragam warna terumbu karang yang keindahannya tidak ternilai harganya. Ikan-ikan kecil berenang lucu ke sela-sela terumbu karang bagai mengajak bermain petak umpat para pelancong.

Jika beruntung, para pelancong tidak hanya dapat menikmati laut dan perairan Pulau Pinjan. Namun, juga bisa melihat fauna khas Pulau Pinjan yaitu burung maleo, dan beberapa jenis penyu seperti penyu hijau, penyu sisik dan penyu belimbing. Penasaran bagaimana kesempurnaan yang ditawarkan Pulau Pinjan? Yuk, angkat ransel langsung menuju ke Pulau Pinjan!

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini