Dibuat Ketagihan oleh Lezat Pedasnya Dendeng Batokok Lado Hijau dari Solok

Rus Akbar (Okezone), Jurnalis · Selasa 22 Agustus 2017 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 22 298 1760634 dibuat-ketagihan-oleh-lezat-pedasnya-dendeng-batokok-lado-hijau-dari-solok-vpRKhk7V3Y.jpg Dendeng batokok khas Solok (Foto:Rus Akbar)

SUMATERA BARAT menyimpan kuliner yang begitu nikmat dan cita rasa yang menggugah selera. Salah satunya adalah dendeng batokok lado hijau di Aia Sirah yang berlokasi Jalan Padang-Solok.

Di daerah ini satu-satunya rumah makan kalau dari Padang menuju Solok yang tersedia atau setelah tanjakan cadas saat melintasi Sitinjau Lauik lebih dikenal dengan Panorama II.

BACA JUGA:

AWAS, 5 Jenis Ikan Ini Berbahaya jika Dikonsumsi Bisa Sebabkan Kebutaan hingga Kematian

Meski Kalah Pamor, Lahan Kopi Terluas di Indonesia Ternyata Ada di Sumatera Selatan

Warna coklat kehitam-hitaman agak berminyak ini menyeruakkan aroma rempah-rempah dari piring warna merah bata yang disajikan. Okezone mencoba mencicipi rasanya sangat gurih dan lezat, bumbunya menyatu dengan daging sapi begitu memainkan lidah pencicip itulah denden batokok.

Beda dendeng batokok dengan dendeng kering, kalau dendeng kering bumbunya hanya ada bagian bumbunya tidak menyerap dalam daging sedangkan dendeng batokok atau dendeng lambok (basah) bumbunya langsung menyerap dalam daging.

 

Untuk mengolah menjadi gurih ada beberapa tahap, kata Ramli (51) penjual daging dendeng batokok tersebut terlebih dahulu menyiapkan bumbunya mulai dari lengkuas, jahe, kunyit, bawang merah dan putih serta bumbu rempah-rempah lainnya digiling.

Kemudian daging sapi diiris-iris setebal setengah sentimeter kemudian bumbu yang sudah halus dioleskan ke daging, dilanjutkan dengan membakar daging itu. “Setengah masak daging itu ditumbuk biar lebih tipis lalu kembali dioleskan bumbu lalu dibakar dengan bara tempurung sampai masak,” terang Ramli.

Membakar daging tersebut harus memakai bara tempurung biar aromanya lebih harum. “Kalau dibakar dengan bara tempurung aromanya lebih harum, kalau kayu kurang bagus ditambah lagi abunya yang banyak,” ujarnya.

BACA JUGA:

Bukan Roti, Burger di Kafe Jepang Ini Malah Diapit Keju Gurih! Penasaran dengan Rasanya?

Dari Rasa Gandum hingga Kulit Kayu, 7 Minuman Soda yang Punya Rasa Paling Aneh di Dunia

Saat dihidangkan untuk dijadikan menu dendeng batokok dipanaskan dalam panci bersama dengan minyak goreng secukupnya setelah itu baru disajikan. “Mulai membakar sampai masak itu memakan waktu selama satu jam,” kata Ramli.

Dendeng batokok tidak langsung dilumurkan cabe hijau tapi akan tetap disandingkan dengan daging tersebut. Jadi pencicip bisa saja langsung melumurkan dedeng batokok tersebut dengan cabe hijau sesuai dengan porsi masing-masing. Rasanya tidak pedas, jadi bagi yang diluar Sumatera Barat bisa mengatur porsi cabainya.

Saat dilumurkan dengan cabai hijau aroma dan rasanya begitu mengundang selera, daging sapi yang sudah dijadikan dendeng tersebut sangat nikmat karena bumbu dan dagingnya menyatuh. Harganya satu potong hanya Rp20 ribu di Rumah Makan Mintuo.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini