Image

Sebelum Praktik, Semua Dokter Harus Miliki STR yang Sah, Bagaimana Cara Buatnya?

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 22 Agustus 2017, 11:56 WIB
https img z.okeinfo.net content 2017 08 22 481 1760498 sebelum praktik semua dokter harus miliki str yang sah bagaimana cara buatnya U5EVyUEf0c.jpg Ilustrasi (Foto: Parashospitals)

SURAT Tanda Registrasi (STR) merupakan sertifikat untuk seorang dokter yang menjadi bukti bahwa dirinya boleh praktik. Dalam pembuatannya jika dulu hanya bisa secara manual, kini bisa dibuat secara online agar lebih transparansi.

(Baca Juga: Human Flag, Latihan Kekuatan yang Lagi Tren, Berani Coba?)

Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) menggagas pembuatan STR dengan mudah. Karena semua dokter dan dokter gigi yang telah lulus dari perguruan tinggi, mereka harus memiliki sertifikat yang sah.

(Baca Juga: Ternyata, Ini Alasan Pria Tidak Dianjurkan Kencing Sambil Berdiri! Duduk Lebih Bermanfaat)

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia Prof Dr dr Bambang Supriyatno, SpA(K) menjelaskan, adanya STR sangat dibutuhkan oleh seseorang yang berprofesi sebagai dokter maupun dokter gigi. Sertifikat tersebut menjadi tanda bahwa dokter mendapatkan pengakuan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan KKI.

"Kami sekarang membuat sistem online untuk mendaftar STR bagi dokter. Cara ini lebih mudah, cepat dan transparansi," kata Bambang saat Press Conference Launching Simponi STR di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin 21 Agustus 2017.

(Baca Juga: Walau Rasanya Pahit, Makan Pare Mentah Bisa Cegah Gula Darah Naik!)

Pembuatan STR dengan sistem online, dijelaskan Bambang, hanya membutuhkan waktu lebih cepat, yakni tidak lebih dari 7 hari. Seorang dokter bisa mendaftarkan dirinya dalam sertifikasi ini dengan mudah dan bisa dilakukan di mana saja.

(Baca Juga: Duh! Gara-Gara Lakukan Pose Yoga yang Salah, Wanita Hamil Alami Buta Sementara)

Bambang menyebutkan, hingga hari ini ada sekira 186.541 dokter dan dokter gigi yang memiliki STR di seluruh Indonesia. Dengan rincian 160.093 dokter yang aktif dan 26.448 dokter dalam tahap registrasi ulang.

"Pendaftar STR setiap hari jumlahnya berbeda-beda. Setiap waktu ada tambahan dan kekurangan," bebernya.

Tentu ada persyaratan yang harus dilengkapi saat membuat STR. Bila tidak, proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lama.

Ketua Konsil Kedokteran Prof dr dr Herkutanto SpF(K), SH, LLM, FACL menjelaskan persyaratan tersebut. Anda harus menyiapkan pas foto, ijazah, sertifikat kompetensi dari IDI dan PDGI, hingga ada bukti sumpah dokter.

"Kalau sudah dilengkapi nanti ada billing pembayaran yang bisa dibayar di atm atau melalui bank langsung. Ini yang dimaksud lebih transparansi dan uang pembayaran masuk ke negara," tambah Herkutanto.

Pada dasarnya, STR harus selalu diperbarui setiap 5 tahun sekali. Dengan sistem online, dokter harus registrasi ulang agar STR tetap aktif.

"STR harus diperbarui setiap 5 tahun karena fungsinya bisa melindungi dokter saat melayani masyarakat," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini