Image

Hindari Rasa Malu Lakukan Tes Kanker Serviks, Klinik di Thailand Terapkan Cara Unik, Lucu!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 23 Agustus 2017, 06:00 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 08 22 481 1760954 hindari rasa malu lakukan tes kanker serviks klinik di thailand terapkan cara unik lucu YhDRzn9pvx.jpg Ilustrasi (Foto: Amazonaws)

BAGI sebagian perempuan, melakukan tes yang bersifat sensitif di rumah sakit adalah hal yang bisa membuat dirinya malu. Takut dianggap memiliki kelainan atau dikhawatirkan ada orang terdekat yang tahu adalah sebagian alasannya.

(Baca Juga: Human Flag, Latihan Kekuatan yang Lagi Tren, Berani Coba?)

Nah, ada cara unik yang diterapkan di salah satu klinik di Thailand. Untuk menutupi identitas pasien yang mengikuti tes pemeriksaan kanker serviks, managemen klinik mengharuskan pasien untuk menutupi wajahnya dengan topeng. Topengnya sendiri diberi nama “Topeng Pap Smear”.

(Foto: Odditycentral)

(Baca Juga: Ternyata, Ini Alasan Pria Tidak Dianjurkan Kencing Sambil Berdiri! Duduk Lebih Bermanfaat)

Jadi, ketika akan ada pasein pemeriksaan kanker serviks, pihak klinik akan memberikan topeng tersebut. Tidak hanya pasien yang diberikan topeng, para tenaga kesehatan yang menangani pasien juga mengenakan topeng, tetapi dengan disain yang berbeda.

(Baca Juga: Walau Rasanya Pahit, Makan Pare Mentah Bisa Cegah Gula Darah Naik!)

Salah seorang pasien Penpak Wongpan menceritakan pengalamannya. Menurut dia, awalnya memang takut untuk memeriksakan kondisi serviksnya di rumah sakit. Stigma negatif yang disandingkan pada mereka yang ingin melakukan pemeriksaan kanker menjadi ketakutan yang nyata.

(Foto: Odditycentral)

Bahkan, Wongpan terbilang orang yang jarang sekali bertemu dengan dokter. ’’Kalau saya bertemu dengan dokter di rumah sakit, jantung saya berdetek kencang dan itu tidak membuat saya nyaman. Malah membuat saya merasa semakin sakit,’’ terangnya pada BBC, Rabu (23/8/2017).

(Baca Juga: Duh! Gara-Gara Lakukan Pose Yoga yang Salah, Wanita Hamil Alami Buta Sementara)

Ya, karena dokter, perawat, dan pasien semuanya mengenakan topeng, itu membuat semua pihak tidak mengenali satu sama lain. Hal tersebut membuat pasien merasa lebih leluasa untuk bercerita masalah yang sangat sensitif kepada dokter. Tidak ada yang ditutup-tutupi.

Sementara itu, pasien lain Chawee Pangsri menuturkan projek yang diterapkan di klinik tersebut cukup baik. Upaya tersebut dapat meminimalisir rasa malu pada perempuan yang ingin mengetahui status kanker serviks pada dirinya. Kerahasiaan pun sangat terjaga. Sebab, topeng dipakai benar-benar menutupi seluruh bagian wajah.

’’Anak perempuan saya awalnya malu untuk memeriksakan diri. Tetapi, setelah saya jelaskan bahwa nanti akan mengenakan topeng dan identitas bakal terjaga dengan baik, akhirnya dia mau untuk tes,’’ terangnya.

(Foto: Odditycentral)

Penggunaan topeng juga memungkinkan Anda untuk nyaman bercerita dengan dokter. Pihak klinik menjelaskan, diharapkan upaya yang dilakukan timnya dapat menjadi inspirasi untuk banyak pihak. Terkhusus pada perempuan yang masih malu untuk memeriksakan status serviksnya.

Kemudian, dengan penerapan topeng itu juga setidaknya perempuan menjadi lebih paham mengenai kanker serviks yang mungkin mendapatkan penjelasannya hanya melalui konsultasi dengan dokter saat hendak memeriksan diri.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini