nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moms Ingat Ya, Pertimbangkan Kondisi Emosional si Kecil saat Perpanjang Waktu ASI

Vessy Frizona, Jurnalis · Rabu 23 Agustus 2017 13:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 23 196 1761324 moms-ingat-ya-pertimbangkan-kondisi-emosional-si-kecil-saat-perpanjang-waktu-asi-mLYRZLHh0u.jpg Ilustrasi (Foto: Babysitting)

SEMAKIN besar anak, merawatnya semakin sensitif. Bahkan di kalangan ibu-ibu yang masih menyusui. Ada alasan yang membuat ibu malu menyusui anak yang berusia lebih dari satu tahun di depan umum. Namun, anak sangat sulit sekali berhenti bahkan memaksa minta menyusui tak peduli di mana pun mereka berada.

Seorang perawat di Inggris, Cynthia A, "Menyusui anak dalam waktu enam bulan itu sudah cukup. Boleh ditambah sampai satu tahun jika ASI (Air Susu Ibu) masih cukup. Namun lebih dari itu, ibu perlu memikirkan kesehatan fisik dan emosional dirinya dan buah hati," katanya seperti dilansir Popsugar, Rabu (23/8/2017).

Baca Juga: Serunya Punya Anak Perempuan, Ibu Bisa Jalin Ikatan Lebih Erat seperti Sahabat

Berikut pertimbangan penting saat memperpanjang waktu memberi ASI pada anak.

Fisik

Sudah cukup jelas bahwa anak-anak tidak bergantung pada ASI sebagai nutrisi utama mereka begitu mereka mencapai usia prasekolah. Namun, ada manfaat fisik yang diberikan bagi anak-anak, dan manfaat ini diakui oleh kelompok-kelompok seperti Organisasi Kesehatan Dunia. "Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan untuk menyusui setidaknya sampai usia 2, dan untuk menambah nutrisi dan antibodi," kata salah satu anggota WHO, Sarah L. Bukti yang ada juga menunjukkan bahwa pemberian ASI mungkin memiliki manfaat jangka panjang seperti mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe dua.

Emosional

Anda mungkin bertanya-tanya, apa hubungan menyusui secara kesehatan dengan emosional bagi anak-anak prasekolah atau tidak. Banyak ibu yang terus menyusui sampai anak usia 3 atau 4 tahun menyatakan, itu tidak hanya sehat. Tapi, Laura, seorang ibu di Inggris, dengan anak berusia 3 tahun, mengakui bahwa dia lebih memilih untuk tidak lagi menyusui, tapi anaknya masih membutuhkannya secara emosional.

Theresa berbagi juga cerita yang sama, ketika dia mencoba menyapih anaknya sebelum berusia 3 tahun, itu adalah "siksaan." Jadi mereka dengan senang hati terus menyusui sampai anak siap untuk berhenti.

Baca Juga: Enak Didengar, Belum Tentu Artinya Baik, Hindari Nama-Nama Ini untuk Anak!

Hal yang perlu diketahui, saat menyusui anak yang lebih tua menjadi berbahaya bagi mereka, secara emosional dan psikologis? Ada yang mengatakan bahwa tergantung kapan mereka benar-benar mulai mengembangkan hubungan sebaya dan menjadi berisiko menggoda dan menggertak. Johnny adalah salah satu dari sejumlah ibu yang mengatakan bahwa sekolah dasar seharusnya menjadi waktu berhenti menyusui. Ada potensi yang lebih besar untuk masalah sosial jika anak-anak lain menemukan bahwa temannya masih menyusui. Itu menjadi memalukan.

Sosial

Tampaknya ada satu argumen umum yang tidak dapat dibantah mengenai pemberian ASI yang diperpanjang. Ini tidak ada hubungannya dengan kesejahteraan anak atau efek negatif yang sebenarnya. Sederhananya, menyusui melewati satu tahun tidak diterima secara luas di masyarakat kita saat ini. Seperti kata Janice C., "Saya pikir akan sulit bagi budaya kita untuk terbuka tentang pemberian ASI yang meluas karena begitu banyak orang tidak sependapat."

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini