nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

POP SUGAR: Teknik Memanggang dan Resep Khusus, Bikin Pillow Cake Indonesia Beda dengan yang Ada di Asia

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 23 Agustus 2017 16:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 23 298 1761574 pop-sugar-teknik-memanggang-dan-resep-khusus-bikin-pillow-cake-indonesia-beda-dengan-yang-ada-di-asia-0yQmEL6gKa.jpg Pillow cake (Foto: Runawayrice)

BAGI para pencinta dessert, khususnya kue. Kehadiran pillow cake alias kue bantal memang sudah cukup familiar. Sebabnya, kue satu ini sejatinya sudah banyak muncul di negara-negara Asia lainnya seperti Korea Selatan, Taiwan, ataupun Jepang.

Nah, kini tidak perlu jauh-jauh mendatangi Seoul, Taiwan ataupun Jepang hanya untuk menikmati kue bantal ala Asia ini. Pasalnya, kini di Indonesia pun pillow cake sudah hadir dan bisa dinikmati.

Menariknya, kue bantal atau pillow cake Indonesia ternyata hadir dengan cita rasa dan tekstur yang berbeda dibandingkan dengan pillow cake lain sejenisnya yang sudah terlebih dahulu beredar. Disebutkan, pillow cake Indonesia hadir dengan tekstur yang lebih fluffy atau kenyal dan rasa yang pas.

BACA JUGA:

Fakta Mengejutkan tentang Soda, Pernah Jadi Obat Sakit Jiwa

RESEP NENEK: Bosan dengan Sate Ayam atau Kambing? Bikin Yuk Sate Lilit Bali dan Sate Bandeng yang Lebih Menggugah Selera!

Lalu sebenarnya, apa sih yang membuat pillow cake ala Indonesia beda dengan pillow cake yang ada di Korea Selatan, Taiwan dan Jepang ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka Okezone pun bertanya langsung pada Rosita Ngadiman selaku pemilik PT Mimosa Tarte Indonesia, sebagai perusahaan yang membawa pillow cake dan cheesess cheese cake ke Indonesia.

"Pillow cake Indonesia, lewat Momoiro yang kita hadirkan ini memang berbeda dari pillow cake Asia lainnya. Ini kita buat dengan racikan resep yang disesuaikan dengan selera lidah orang Indonesia, dan ditambah dengan teknik pemanggangan khusus. Pillow cake Korea atau Taiwan yang sudah kita coba itu, hadir dengan kesan nanggung. Teksturnya kurang fluffty, lalu cita rasa juga nanggung. Rasa keju tapi kejunya sendiri malah kurang terasa," ungkap Rosita kala dijumpai Okezone, Rabu (2/7/2017) dalam acara 'Private Media Gathering Momoiro' di bilangan Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Rosita menjelaskan, bahwasanya teknik pemanggangan khusus yang diterapkan dalam pembuatan pillow cake ala Indonesia ini memang memberikan peranan besar untuk menghasilkan pillow cake yang fluffy dan rasa yang pas tidak membuat 'eneg'.

 

"Teknik memanggang khusus untuk pillow cake kita ini maksudnya, ada di pengaturan soal waktu dan suhu panggang. Saat dipanggang, itu wajib setiap beberapa jam dilihat seksama adonan kue mengembangnya sudah sampai se-bagaimana. Lalu posisi peletakan adonan juga diatur. Lalu belum lagi, soal teknik folding atau melipat adonan juga harus diperhatikan, karena kan kita bikin dalam kuantitas yang besar tapi gimana caranya putih telur itu tetap teraduk dengan rata. Inilah yang buat pillow cake kita ini lebih light, fluffy, terus enggak 'maagteh' bikin eneg gitu," imbuhnya.

BACA JUGA:

TERUNGKAP! Ternyata Pohon Pisang Adalah Tanaman Herbal Terbesar di Dunia

Cantiknya Minuman Bohlam yang Lagi Viral di Media Sosial

Untuk penyimpanannya sendiri, untuk yang rasa original dengan isian custard sebaiknya disarankan langsung disimpan dalam lemari pendingin. Namun, untuk pilihan rasa lainnya seperti labu, pisang cokelat, keju, pandan, dan tori masih bisa jika disimpan di suhu ruangan normal alias tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin untuk periode waktu satu hari, dan bertahan hingga tiga hari jika dimasukkan ke dalam kulkas.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini