FOOD PARTY: Bangga Indonesia Punya Beragam Varian Sate, Ini 5 yang Paling Populer Wajib Dicoba

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 23 Agustus 2017 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 23 298 1761702 food-party-bangga-indonesia-punya-beragam-varian-sate-ini-5-yang-paling-populer-wajib-dicoba-FN8LfE9JiM.jpg Sate khas Indonesia (Foto:Shutterstock)

MENURUT sejarahnya, sate pertama kali dijajakan oleh pedagang makanan di pinggir jalan di Pulau Jawa pada abad ke-19. Hingga saat ini, hidangan tersebut menjadi salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang sangat digemari berbagai kalangan. Bahkan, beberapa waktu lalu sate juga masuk dalam daftar makanan terlezat yang dikeluarkan oleh salah satu media internasional.

Setiap daerah di Indonesia ternyata memiliki olahan sate khas daerah masing-masing, misalnya sate padang dengan saus kental kuningnya. Di beberapa daerah, olahan sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang menggugah selera.

BACA JUGA:

High Tea with HighEnd & Metland Menteng, Ajang Santai Menjalin Networking

Dari Permen Rasa Biskuit hingga Soda Rasa Bacon, Berbagai Varian Unik Camilan Terkenal

Penasaran? Berikut 5 olahan sate tradisional khas Indonesia yang wajib Anda cicipi. Sebagaimana dikutip dari buku 80 Warisan Kuliner Nusantara.

Sate Maranggi

 

Sate ini banyak ditemukan di Purawakarta, Cianjur, dan sekitarnya. Kalau kebanyakan sate disajikan dengan saus kacang atau saus kecap, sate maranggi justru disajikan dengan sambal oncom dan uli bakar. Tekstur dagingnya pun terasa empuk karena ditusuk berselang-seling dengan lemak. Sehingga ketika dibakar, cairan lemaknya melembabkan sate dan membuat sate jadi tidak kering sekaligus memberi rasa gurih.

Sate Ayam Madura

Sesuai dengan namanya, sate ini berasal dari Madura namun sudah sangat populer di berbagai daerah di Indonesia. Keistimewaan sate ayam Madura adalah daging ayamnya yang empuk karena diolah melalui beberapa proses perendaman agar bumbu meresap dengan baik. Setelah matang, sate diusuguhkan dengan saus kacang yang dicampur kecap manis. Anda juga bisa menambahkan perasan air jeruk limau dan taburan bawang merah goreng untuk memperlezat cita rasanya.

Sate Buntel

 

Sate buntel terbuat dari olahan daging kambing yang telah dincincang lalu dibaluri dengan bumbu rempah. Satenya sendiri terasa gurih karena dibungkus lemak jala (lemak kambing tipis dari bagian perut). Selain itu, karena terbungkus lemak, kaldu daging tidak bisa keluar waktu dibakar. Sehingga akan menciptakan sensasi juicy dan menggugah selera. Setelah matang, sate disajikan dengan saus kecap dan potongan tomat. Sate ini aslinya dari kota Solo, Jawa Tengah.

Sate Lilit

 

Selain ayam betutu, para pencinta kuliner pasti sudah familiar dengan hidangan yang satu ini. Yup, sate lilit memang berasal dari Pulau Dewata Bali. Disebut lilit karena dagingnya dililitkan di sekililing tangkai seran yang digunakan sebagai tusuknya. Dulunya, masyarakat Bali membuat sate lilit dari ikan tongkol. Meskipun tekstur ikan tongkol tidak lengket, adonan ikan tetap bisa menyatu karena daging ikan digiling/ditumbuk bersama bumbu dan santan. Sate ini juga memiliki aroma yang khas karena diolah dari bumbu rempah dan adonan ikannya pun dicampurkan santan.

BACA JUGA:

POP SUGAR: Teknik Memanggang dan Resep Khusus, Bikin Pillow Cake Indonesia Beda dengan yang Ada di Asia

Jadilah Pelanggan Restoran yang Baik Jangan Bikin Kesal, Misalnya Mau Tahu Urusan Pribadi Pelayan Cantik

Sate Bandeng

 

Sate bandeng adalah makanan khas Banten. Makanan ini sangat unik karena ukurannya cukup besar, sebesar ikan bandengnya. Jika sate pada umumnya disajikan dengan potongan yang relatif kecil, sate bandeng terbuat dari daging ikan bandeng yang telah digiling, lalu ditusukkan pada tusuk bambu tebal untuk menyesuaikan ukurannya. Sebelum dipanggang, adonan daging akan dicampurkan bumbu rempah terlebih dahulu agar lebih enak dan kaya rasa. Hidangan ini biasanya disajikan dengan saus kecap dan saus sambal.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini