Selain Deteksi Dini Gejala, Jalani Gaya Hidup Sehat Jadi Upaya Terbaik Cegah Brain Attack yang Mematikan

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 23 Agustus 2017 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 23 481 1761328 selain-deteksi-dini-gejala-jalani-gaya-hidup-sehat-jadi-upaya-terbaik-cegah-brain-attack-yang-mematikan-yH9jKtVRpg.jpg Ilustrasi (Foto: NPR)

STROKE merupakan pembunuh nomor tiga di dunia, sehingga mengancam banyak orang. Karena itu, setiap orang harus berusaha mencegahnya agar tidak menambah prevalensi dan kematian akibat penyakit ini.

Apalagi serangan stroke atau brain attack sifatnya mendadak tanpa bisa diduga. Sementara, banyak faktor yang mendasari munculnya penyakit ini.

(Baca Juga: WASPADA! Brain Attack Bisa Terjadi Kapan Saja, Gejalanya Bentuk Wajah Miring Sebelah)

Sebelum memicu stroke, pasien sebelumnya bisa mengalami diabetes, gangguan jantung, kekentalan darah, tingginya kadar lemak darah, hingga masalah penyempitan pembuluh darah. Penyakit-penyakit tersebut bisa menjadi pemicu serangan stroke yang mematikan. Namun, kondisi tersebut dapa dicegah dengan banya cara.

(Baca Juga: Saat Asam Lambung Naik, 7 Makanan Ini Aman Dikonsumsi, Putih Telur hingga Jahe)

Spesialis Bedah Saraf dr Roslan Yusni Hasan SpBS dari RS Bethsaida Serpong mengatakan, untuk mencegah brain attack, seseorang terlebih dahulu harus paham dengan promosi kesehatan. Langkah selanjutnya, lakukan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit ini.

"Setiap orang juga harus bisa early detection. Kalau tiba-tiba mengalami gejala stroke, segera konsultasi dengan dokter saraf," ujar dr Roslan saat ditemui di kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Selasa 22 Agustus 2017.

(Baca Juga: Iritasi Mata Akibat Penggunaan Lensa Kontak? Jangan Sembarangan, Begini Cara Mudah dan Aman Mengatasinya)

Karenanya faktor pemicu serangan stroke cukup beragam. Tapi, faktor pemicu yang paling sering terjadi adalah akibat gangguan pembuluh darah di otak yang sulit dikendalikan.

Bila pencegahan ini dilakukan dan langsung mendapatkan diagnosa dengan cepat, pasien sudah turut menurunkan angka kecacatan akibat stroke. Dampaknya jauh lebih buruk, karena bisa menurunkan kualitas hidup pasien.

(Baca Juga: 8 Makanan yang Bikin Anda Lancar Buang Air Besar, Popcorn hingga Lidah Buaya!)

Belum lagi upaya gaya hidup sehat yang lain bisa Anda lakukan. Seperti tidak merokok, menjaga pola makan dengan memperbanyak sayuran dan buah, rajin olahraga, aktivitas fisik, hingga pintar-pintar kelola stres. Jika dibiasakan dan menjadi gaya hidup, perilaku ini akan menyelematkan Anda dari ancaman stroke.

"Langkah ini sangat penting untuk menyelamatkan nyawa orang dari ancaman stroke yang menjadi silent killer," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini