Terlihat Sangar seperti Pria, Wanita Ini Justru Bangga Punya Jenggot, Kenapa?

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 24 Agustus 2017 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 24 481 1762392 terlihat-sangar-seperti-pria-wanita-ini-justru-bangga-punya-jenggot-kenapa-2hiCcIDBuA.jpg Little Bear Schwarz (Foto: Huisgenoot)

SALAH satu cara yang dilakukan oleh perempuan untuk menjaga keindahan bentuk tubuhnya adalah mencukur bulu yang tumbuh di bagian tubuh tertentu seperti ketiak dan kaki. Hal yang sama dilakukan oleh Little Bear Schwarz.

Perempuan berumur 34 tahun itu sejak remaja selalu mencukur, waxing, dan menjalani perawatan laser untuk menyingkirkan bulu yang tidak diinginkannya. Hal aneh yang terjadi pada Little Bear, begitu ia akra disapa, adalah tumbuhnya bulu pada dagunya atau yang biasa disebut jenggot.

(Baca Juga: Lagi, Pernikahan Beda Usia, Nenek 75 Tahun Nikahi Seorang Perjaka di Kalimantan!)

(Foto: Huffingtonpost)

Saat berumur 14 tahun, perempuan yang tadinya bernama Renee ini selalu bangun lebih pagi agar sempat mencukur jenggotnya. Dia tidak ingin siapapun termasuk pacarnya melihat keanehan pada dirinya.

“Saya selalu mencukur rambut yang tumbuh di atas bibir, dagu, dan dada secara teratur. Saya tidak mau menjaga bulu-bulu ini agar tetap tumbuh. Saat mencukur pun, saya selalu melakukannya di kamar mandi karena tidak ingin melihat apa yang sedang saya lakukan,” tutur Little Bear seperti yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (24/8/2017).

(Baca Juga: UNIK! Gunakan Make-Up Opera Tradisional, Dokter di China Bikin Pasien Betah Berobat)

(Foto: Gofundme)

Selama 17 tahun dirinya rutin mencukur bulu yang tidak diinginkannya terutama di wajah karena ia merasa perempuan seharusnya tidak memiliki bulu di bagian itu. Barulah di usia 31 tahun dia diagnosis terkena sindrom ovarium polikistik (PCOS) suatu kondisi gangguan keseimbangan kadar hormonal. Perempuan yang terkena sindrom ini tubuhnya memroduksi hormon androgen (pria) secara berlebihan.

(Baca Juga: Selain Deteksi Dini Gejala, Jalani Gaya Hidup Sehat Jadi Upaya Terbaik Cegah Brain Attack yang Mematikan)

Dua tahun setelah didiagnosis, Little Bear memutuskan untuk membiarkan jenggotnya tumbuh. Saat itu dia tinggal di Seattle dan bekerja dari rumah. Dia merasa aman untuk mencoba menumbuhkan bulu di wajahnya.

Little Bear kemudian mencari tahu mengenai kompetisi jenggot terbagus untuk perempuan. Setelah mengikuti kompetisi dan menang, dia semakin bangga dengan janggutnya dan merasa bisa mengembangkan kariernya. Dia ikut tampil bersama grup sirkus Wreckless Freeks.

“Saya bangga dengan jenggot yang saya miliki. Malah saya berusaha untuk membuatnya tetap lembut. Saya suka mengkreasikan jenggot dengan meletakkan pita di dalamnya, membuatnya tampak seperti paku, dan membentuknya seperti tentakel,” papar Little Bear.

(Baca Juga: WASPADA! Brain Attack Bisa Terjadi Kapan Saja, Gejalanya Bentuk Wajah Miring Sebelah)

Little Bear sadar dengan tampilan sangarnya karena janggut, dia akan dilirik oleh banyak orang dengan tatapan aneh dan bingung. “Saya sudah terbiasa dengan komentar untuk mencukur janggut dan melihat orang lain memotret saya dengan diam-diam. Awalnya memang sakit, tapi saya hanya bisa tersenyum menghadapinya,” tutur Little Bear.

Bahkan dia semakin bangga dengan penampilannya. Terbukti dari foto-foto yang diunggahnya ke akun media sosial pribadi miliknya yang memperlihatkan wajah dan bentuk tubuhnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini