nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menguak Mitos Misteri di Balik Ceiling Teras Biru di Georgia

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 28 Agustus 2017 06:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 25 196 1763373 menguak-mitos-misteri-di-balik-ceiling-teras-biru-di-georgia-PotjxUmDJ3.jpg Ceiling di Georgia (Foto: Realsimple)

LANGIT-LANGIT rumah biasanya berwarna putih. Tak peduli itu di dalam atau di luar ruangan. Kalau pun tidak putih, warna yang dipilih adalah cokelat. Biasanya warna cokelat dipakai untuk rumah bergaya pedesaan.

Namun, pernahkah Anda melihat ceiling berwarna biru? Jika belum, datanglah ke Savannah atau Charleston, kota di Georgia. Sebagian besar rumah di dua kota tersebut memasang ceiling dengan warna putih kebiruan sebagai atap langit-langit rumah.

Apa makna warna tersebut? Usut punya usut, teras-teras rumah di Savannah dengan langit-langit putih kebiruan bukan karena nilai estetika. Ya, warna putih kebiruan memang indah, jika diaplikasikan di teras, warna ini menyambut tamu dengan ramah. Sepintas, warnanya mungkin terasa seperti pilihan yang tak terduga (meski menarik).

Baca Juga: Diundang Syukuran Rumah Baru Kerabat, Bawa Kado yang Pas untuk Percantik Ruangan

Akan tetapi, berdasarkan penjelasan yang diambil dari cerita tradisional kuno, penduduk yang tinggal di wilayah Selatan menyebut warna trsebut adalah “biru samar”. Masyarakat meyakini warna biru samar di langit-langit teras adalah sebagai penangkal setan.

Penduduk suku Gullah, keturunan orang-orang Afrika yang diperbudak di sebagain wilayah Georgia dan South Carolina adalah orang pertama yang membawa warna tersebut ke Charleston. Gullah percaya bahwa warna itu dapat menangkal hantu. Warna biru samar akan mengelabui makhluk halus yang ingin berbuat jahat terhadap penghuni rumah. Mereka akan mengira itu bukan rumah, melainkan air atau langit.

Warna tersebut pertama kali digunakan di Charleston sekitar awal 1800an, dan terus populer hingga hari ini. Alasan lain mengapa banyak orang terus menggunakan warna langit-langit ini di teras adalah sebagai wujud perpanjangan sifat.

Baca Juga: Wow! Ada Rumah dengan Atap Kebun Bertingkat, Penasaran seperti Apa Ya?

"Orang-orang melukis langit-langit teras biru karena warnanya nampak meniru langit alami dan membuat siang hari terasa seolah berlangsung lebih lama," kata Sue Wadden, direktur pemasaran warna di Sherwin-Williams.

Musim panas tampak bertahan lebih lama saat sore hari menghabiskan waktu di beranda rumah, dan langit-langit biru pucat di atas membantu memperpanjang cahaya matahari saat berangsur menuju senja. Langit-langit biru juga juga dapat mencegah burung bersarang di sana dan serangga pun enggan berkeliaran.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini