nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gejala Diabetes yang Sering Terabaikan, Gusi Berdarah hingga Munculnya Bercak Hitam di Ketiak

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Jum'at 25 Agustus 2017 15:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 25 481 1763000 gejala-diabetes-yang-sering-terabaikan-gusi-berdarah-hingga-munculnya-bercak-hitam-di-ketiak-oBLYpJ8ZPZ.jpg Ilustrasi (Foto: Express)

DIABETES merupakan penyakit yang memengaruhi sebagian besar orang di Indonesia. Mungkin sudah banyak yang mengetahui bila diabetes terjadi ketika gula darah terlalu tinggi, tapi hampir sebagian besar orang tidak menyadarinya.

(Baca Juga: Cara Mudah Atasi Kapalan, Rendam dengan Air Hangat Selama 10 Menit, Kulit Mati Akan Terangkat)

Kabar buruknya, diabetes bisa mengakibatkan komplikasi serius, seperti penyakit jantung, kerusakan ginjal, kerusakan saraf dan kehilangan penglihatan. Salah satu alasan mengapa begitu banyak orang akhirnya terlambat diobati adalah karena gejala yang disebabkan gula darah tinggi itu seperti licik.

Gejala diabetes cenderung berkembang bertahap, sehingga Anda mungkin tidak menyadari bahwa sedang sakit, kata Joel Fuhrman M.D, penulis The End of Diabetic. Bahkan, ketika Anda merasakan ada yang tidak beres, tanda-tandanya bisa samar-samar, jadi mungkin tidak bisa menyadari itu sebagai gejala diabetes.

Itulah mengapa penting untuk mengetahui apa yang harus diperhatikan. Berikut adalah 6 tanda tak terduga diabetes sehingga sering terabaikan yang dilansir dari laman Menshealth, Jumat (25/8/2017):

Terus-menerus buang air kecil

"Meningkatnya rasa ingin buang air kecil adalah tanda bahwa gula darah Anda telah lepas kendali. Bila gula dalam aliran darah Anda terlalu banyak, ginjal akan mencoba mengeluarkannya melalui urin," jelas Dr Fuhrman.

(Baca Juga: Kaya Nutrisi, Makan Biji Semangka Rebus Bantu Hilangkan Jerawat hingga Meningkatkan Kesuburan Pria)

Akibatnya, Anda harus sering buang air kecil dari biasanya, termasuk di tengah malam. Karena Anda kehilangan banyak cairan, maka mungkin akan merasa sangat haus dan mulut juga kering.

Anda sangat haus

Ketika sering buang air kecil, maka cairan di dalam tubuh banyak yang keluar, lebih daripada biasanya. Menurut Dr Furhman, kondisi tersebut dapat membuat Anda berisiko mengalami dehidrasi. Hal ini dapat menyebabkan Anda merasa sangat haus, bahkan jika Anda minum air dalam jumlah yang sama dari biasanya. Karena, Anda minum lebih banyak, hal itu juga membuat Anda buang air kecil lebih sering.

Kelelahan

Kelelahan adalah efek samping klasik dari dehidrasi. Jadi, jika Anda sering buang air kecil dan lebih haus dari biasanya, mungkin akan merasa kelelahan, kata Elizabeth Halprin M.D, direktur klinis diabetes di Joslin Diabetes Center, Boston.

(Baca Juga: Identik dengan Ritual Mistis, Ternyata Mandi Kembang Punya 6 Manfaat Ini Lho)

Anda mungkin merasa lemas, padahal sudah bangun pada waktu normal. Selain itu, Anda juga bisa beberapa kali bangun sepanjang malam, sehingga memperburuk kondisi.

Penglihatan kabur

Makula adalah lensa kecil di tengah mata yang berperan untuk penglihatan tajam. Tapi, bila kadar gula dalam darah terlalu tinggi, maka bisa meresap ke lensa dan membuatnya bengkak, ucap Dr Fuhrman.

Bengkak itu bisa mengubah bentuk lensa, jadi tidak bisa fokus dengan benar. Bila itu terjadi, penglihatan Anda bisa menjadi kabur dan tidak jelas, bahkan setelah pakai kacamata atau lensa kontak sekalipun.

Gusi berdarah

Bakteri yang menyukai gula menyebabkan luka Anda sembuh lebih lambat, serta bisa mengacaukan gusi. Hal itu bisa membuat gusi merah, bengkak dan cenderung berdarah saat Anda menyikat atau membersihkannya, tutur Dr Halprin.

(Baca Juga: Sariawan Tidak Kunjung Sembuh, Normal atau Gejala Kanker Mulut?)

Biasanya, tubuh Anda melawan kuman penyebab infeksi di mulut. "Tapi, kadar gula yang tinggi membuat mulut menjadi tempat yang lebih bersahabat untuk bakteri, dan mengurangi sifat alaminya melawan bakteri," tambah Dr Halprin.

Bercak aneh pada kulit

Kadar gula darah yang tinggi bisa merusak pembuluh darah Anda, termasuk yang berada di bawah kulit. Kerusakan itu bisa menyebabkan munculnya bercak cokelat kemerahan atau bersisik pada kulit, terutama pada kaki bagian bawah. Bercak ini biasanya juga menimbulkan gatal, bahkan bisa menyakitkan.

Anda mungkin juga akan melihat bercak-bercak gelap di lipatan kulit, terutama di ketiak, selangkangan atau leher. Kelebihan gula darah bisa menyebabkan sel kulit bereproduksi lebih cepat dari biasanya. Sel baru memiliki lebih banyak pigmen, yang dapat menyebabkan bercak hitam, kata Dr Fuhrman.

Apa yang harus dilakukan jika memiliki tanda-tanda di atas?

Merasa sering haus atau lelah selama 2 hari mungkin bukan masalah besar. Tapi, jika gejala bertahan lebih dari beberapa hari, atau disertai gejala lain, segera periksa ke dokter.

"Jelas ini adalah tanda-tanda diabetes, Anda harus segera pergi ke dokter," ucap Dr Halprin.

Dokter akan melakukan tes darah untuk menguji kadar gula darah Anda. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, dokter mungkin menyarankan pengobatan untuk membantu Anda mengelolanya.

Tapi, perubahan gaya hidup juga bisa membuat perbedaan besar. Diet sehat yang banyak makanan nabati dan rendah gula bisa membalikkan keadaan diabetes menjadi lebih baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini