nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Duh, Setelah Minum Kopi Jantung Kok Berdebar-debar, Kenapa Ya?

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Minggu 27 Agustus 2017 23:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 26 481 1763539 okezone-week-end-duh-setelah-minum-kopi-jantung-kok-berdebar-debar-kenapa-ya-L9liJmsDh2.jpg Ilustrasi (Foto: Health)

MESKI cukup populer, tidak semua orang suka minum kopi. Dari sejumlah alasan, beberapa orang mengaku merasa jantung berdebar-debar setelah minum kopi, sehingga menghindarinya.

Nah, apakah Anda termasuk orang yang mengalami kondisi tersebut ditambah sakit kepala? Jika iya, maka Anda harus memeriksa kesehatan metabolisme. Lho kenapa?

(Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Waduh! Ternyata Tak Disarankan Makan Kerang dan Daging Sebelum Minum Kopi, Kenapa?)

Menurut ahli kesehatan, Dr Michael Roizen dari Klinik Cleveland, jika jantung berdebar-debar dan sakit kepala usai minum kopi, maka metabolisme harus disalahkan. Hal ini lantaran metabolisme Anda berjalan lebih cepat dari biasanya ketika minum kopi.

"Jika Anda minum secangkir kopi, dalam waktu satu jam setelahnya tidak merasakan sakit kepala, detak jantung tetap normal, tidak cemas, lambung aman, maka metabolisme berjalan cepat," ujarnya yang dilansir Marieclaire.

(Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Minum Kopi dan Makan Semangka Bersamaan Berbahaya, Benarkah? Ini Kata Ahli Gizi)

Jadi, jika Anda termasuk orang-orang yang bereaksi buruk ketika minum secangkir kopi, maka kemungkinnan memiliki metabolisme yang lambat. Karena itu, Dr Michael tidak menyarankan untuk tidak minum kopi sama sekali, karena memiliki manfaat kesehatan juga.

(Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Mulai Pikun? Minum 3 Cangkir Kopi per Hari Bantu Atasi Masalah Sering Lupa)

Diperkirakan, kafein dalam kopi dapat mengurangi risiko Alzheimer, Parkinson, diabetes tipe 2, dan bahkan beberapa jenis kanker. Jadi, cukup moderasi minum kopi atau tidak lebih dari dua cangkir sehari.

Meningkatkan denyut jantung

Terlalu banyak minum kopi mendorong hormon kortisol, epinefrin dan norepinefrin. Ketiga bahan kimia tersebut dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan ketegangan saraf tubuh Anda. Karena itulah, beberapa orang akan merasakan jantungnya berdebar-debar setelah minum kopi.

(Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Kabar Baik! Ternyata, Ibu Hamil Boleh Minum Kopi, Tapi Cukup Sekali Seminggu)

Dengan kata lain, hal ini menepis anggapan bila minum kopi dapat memberikan energi, tapi lebih dari itu. Terlalu banyak minum kopi dapat menyebabkan ketegangan saraf yang menyebabkan kegelisahan dan denyut jantung lebih cepat.

Bahkan, minum secangkir kopi dapat menggangu proses pencernaan. Kandungan kafein dalam kopi dapat mengganggu metabolisme neurotransmitter yang berperan mengatur suasana hati dan stres.

Suasana hati dan sistem pencernaan secara mengejutkan saling terkait. Sayangnya, ketika Anda minum terlalu banyak kopi, maka kadar tinggi kafein di dalamnya dapat berdampak negatif terhadap keduanya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini