OKEZONE WEEK-END: Kopi Lanang, Jadi Terkenal karena Ketidaksempurnaan Bijinya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 27 Agustus 2017 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 27 298 1763961 okezone-week-end-kopi-lanang-jadi-terkenal-karena-ketidaksempurnaan-bijinya-GaB0jSBEVs.jpg Minum kopi lanang (Foto: Ilustrasi/Today)

BAGI para pencinta kopi mungkin sudah familiar dengan kopi gayo, kopi mandailing, kopi toraja, kopi kintamani, dan beberapa varietas kopi nusantara lainnya. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata Indonesia memiliki varietas kopi langka yang dikenal dengan sebutan kopi lanang.

Bagi yang baru pertama kali mendengarnya mungkin akan kebingungan, mengingat “lanang” sendiri berarti laki-laki dalam Bahasa Jawa. Tetapi pada kenyataannya, kopi lanang merupakan jenis biji kopi pasca panen yang mengalami anomali atau kelainan, atau dalam arti lain biji kopi ini terlihat ‘tidak normal’. Salah satu ciri khasnya adalah biji lanang cenderung berbentuk hampir bulat melonjong seperti kacang utuh (monokotil). Seperti diketahui bahwa biji kopi normal pada umumnya memiliki belahan pada bagian tengahnya.

BACA JUGA:

OKEZONE WEEK-END: Kopi Flores Bajawa, Kopi Simbol Perdamaian Pemersatu Masyarakat NTT

OKEZONE WEEK-END: Punya Sensasi Rasa Tembakau, Kopi Temanggung Diburu Korea Selatan & Jepang hingga ke Daerah Asalnya

Kendati demikian, bukan berarti jenis biji kopi ini tidak layak untuk dikonsumsi. Justru karena “ketidaksempurnaannya” itulah kopi lanang cukup digemari berbagai kalangan.

Lantas, apa yang membuat kopi lanang memiliki tekstur atau bentuk yang unik? Berdasarkan data yang dihimpun Okezone dari berbagai sumber, setidaknya ada 4 faktor yang menyebabkan hal tersebut.

 

Pertama, tidak optimalnya proses penyerbukan putik bunga akibat serangga atau angin. Kedua, adanya malnutrisi atau ketidakseimbangan dan disitribusi zat makanan pada saat pembuahan. Ketiga, umur pohon kopi sudah di atas 10 tahun yang mengakibatkan penurunan kemampuan penyerbukan secara alami. Dan keempat karena kelainan genetika.

Jika dilihat dari varietasnya, kopi lanang bisa berasal dari jenis kopi robusta, robusta, dan jenis lainnya. Namun, jangan harap mendapatkan biji kopi lanang dalam jumlah besar, karena dalam satu kali panen biasanya hanya sedikit biji kopi yang mengalami ‘kelainan’.

BACA JUGA:

OKEZONE WEEK-END: Primadona dari Tanah Papua Itu Bernama Dogiyai, Secangkir Kopi Kental tapi Rasanya Mild

OKEZONE WEEK-END: Seruput Kopi Pagaralam Asal Gunung Dempo, Wangi & Rasanya Sulit Dilupakan

Dari segi rasa, memang kembali lagi kepada selera masing-masing konsumen. Namun sebagian orang menilai bahwa kopi lanang memiliki rasa yang lembut, body yang cukup padat, dengan aroma seperti kopi luwak.

Tidak hanya itu, harga biji kopi lanang ternyata lebih mahal dibandingkan biji single origin lainnya. Bagaimana tidak, dibutuhkan waktu dan usaha yang lebih untuk memisahkan biji monokotil dan dikotil dari buah kopi tersebut. Meski harga yang ditawarkan cenderung mahal, sejumlah orang mengklaim bahwa kopi ini ampuh untuk meningkatkan vitalitas pria.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini