Waduh, Akibat Doyan Konsumsi Makanan Asin, Risiko Gagal Jantung Meningkat 2 Kali Lipat

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 30 Agustus 2017 08:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 29 481 1765687 waduh-akibat-doyan-konsumsi-makanan-asin-risiko-gagal-jantung-meningkat-2-kali-lipat-WY0yKkWDCH.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

MENGONSUMSI makanan terlalu Asin yang berlebihan tidak disarankan oleh dokter. Karenanya, Anda lebih berisiko besar menderita gagal jantung di kemudian hari.

Kalau Anda suka sekali makan keripik, pretzel dan kacang-kacangan yang serba asin sebaiknya kurangi. Studi menyebutkan, orang yang suka mengonsumsi makanan serba asin dua kali lipat menderita gagal jantung.

"Asupan garam tinggi mengandung sodium klorida merupakan salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi. Faktor risikonya penyakit jantung koroner dan stroke," kata Pekka Jousilahti dari Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional, Helsinki, Finlandia.

(Baca Juga: Waspada! Ini Tanda-Tanda Kanker yang Jarang Diketahui)

Selain dua penyakit itu, seseorang juga kerap menderita gagal jantung. Studi ini dilakukan sejak 12 tahun lalu, yang melibatkan lebih dari 4.000 orang yang suka konsumsi makanan asin.

Penelitian ini menggunakan ekstraksi natrium 24 jam, yang dianggap sebagai standar emas untuk estimasi asupan garam pada setiap individu. Kohort studi ditindaklanjuti selama 12 tahun, melalui keterkaitan daftar terkomputerisasi dengan National Health Records.

(Baca Juga: Mengerikan! Menderita Dermatillomania, Perempuan Ini Doyan Mengelupasi Kulitnya Sendiri)

Kasus insiden gagal jantung diidentifikasi dari penyebab daftar kematian. Selama masa tindak lanjut, 121 pria dan wanita mengalami gagal jantung baru. Setelah penyesuaian lebih lanjut, tekanan darah sistolik, kadar kolesterol total serum dan indeks massa tubuh juga mempengaruhinya.

(Baca Juga: Usia Semakin Tua, Jangan Sering-Sering Begadang, Kurang Tidur Meningkatkan Risiko Demensia)

Jousilahti menegaskan, asupan tinggi garam dapat menyebabkan risiko gagal jantung. Ini juga terkait dengan peningkatan tekanan darah.

"Orang yang mengonsumsi lebih dari 13,7 gram garam setiap hari memiliki risiko gagal jantung dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan yang mengkonsumsi kurang dari 6,8 gram," lanjutnya.

(Baca Juga: Mengerikan! Main Handphone Sembari BAB Berbahaya, Bisa Tularkan Penyakit Infeksi)

Maka, batasan asupan garam harian yang optimal mungkin lebih rendah dari 6,8 gram. Tapi WHO merekomendasikan setiap hari orang makan garam tidak lebih dari 5 gram dalam sehari.

Dari studi ini, Jousilahti menyimpulkan bahwa penelitian pada kohort populasi gabungan yang lebih besar dibutuhkan untuk membuat perkiraan lebih rinci, tentang meningkatnya risiko gagal jantung terkait dengan konsumsi garam. Demikian dilansir Zeenews, Rabu (30/8/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini