Pelajaran untuk Orangtua! Ditinggal di Mobil, Balita Meninggal karena Leher Terjepit Jendela

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 30 Agustus 2017 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 30 481 1765918 pelajaran-untuk-orangtua-ditinggal-di-mobil-balita-meninggal-karena-leher-terjepit-jendela-Q3qEZawOxs.jpg Ilustrasi (Foto: Insideedition)

BAGI beberapa orang, mobil mungkin adalah rumah keduanya. Selain sebagai alat transportasi, mobil juga bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan alat-alat pribadi dan melakukan beragam aktivitas mulai dari makan, berdandan, hingga tidur.

Saat menempuh perjalanan jauh, tidur adalah hal paling nyaman yang biasa dilakukan penumpang. Bahkan, dalam keadaan berhenti pun terkadang mobil tetap dijadikan tempat untuk tidur.

(Baca Juga: Mengerikan! Main Handphone Sembari BAB Berbahaya, Bisa Tularkan Penyakit Infeksi)

Hingga saat ini, masih ada orangtua yang meninggalkan anak mereka dalam keadaan tertidur di mobil sementara dirinya hendak ke toilet umum, mengambil uang, atau membeli sesuatu. Mereka merasa kasihan bila anak dibangunkan karena hanya pergi sebentar. Terlepas dari lama atau tidaknya pergi meninggalkan anak yang tertidur di dalam mobil, hal itu adalah pilihan yang membahayakan.

(Baca Juga: Usia Semakin Tua, Jangan Sering-Sering Begadang, Kurang Tidur Meningkatkan Risiko Demensia)

Anak bisa saja kehabisan napas dan menghirup gas beracun. Walaupun AC menyala, itu berbahaya bagi kesehatan. Hal itu dikarenakan udara yang dikeluarkan oleh AC hanyalah gas CO. Berbeda saat mobil berjalan udara di dalam mobil bertukar dengan udara di luar mobil sehingga penumpang di dalamnya tetap menghirup oksigen.

(Baca Juga: Mengerikan! Menderita Dermatillomania, Perempuan Ini Doyan Mengelupasi Kulitnya Sendiri)

Selain menghirup gas beracun, kejadian tak terduga bisa terjadi. Bisa saja anak tiba-tiba terbangun dan melakukan tindakan yang membahayakan nyawanya dengan memencet suatu tombol di mobil.

Hal inilah yang dialami oleh pasangan Drew dan Lisa Vanderkleed. Mereka harus ikhlas kehilangan anak bungsunya yang baru berusia 2 tahun. Logan Vanderkleed, nama anak itu, meninggal dunia usai seminggu menjalani perawatan di rumah sakit karena lehernya terjepit jendela mobil.

Kejadian itu bermula saat Logan dan kakaknya ikut ayah dan kakeknya untuk pergi ke peternakan keluarga. Sesampainya di pertenakan, ternyata kedua anak Drew tersebut tengah tertidur.

(Baca Juga: Waspada! Ini Tanda-Tanda Kanker yang Jarang Diketahui)

Drew bersama ayahnya pun meninggalkan mereka tertidur di mobil sementara mereka membersihkan peternakan dan mobil yang bersebelahan dengan mobil Drew. Tanpa disangka Logan terbangun.

"Entah bagaimana caranya, Logan menurunkan kaca jendela lalu melongokkan kepalanya. Tanpa sengaja dia menekan tombol otomatis sehingga kaca jendela naik dan lehernya terjepit," tutur Lisa dalam sebuah postingan Facebook seperti yang dikutip dari Aol. Rabu (30/8/2017).

Setelah selesai dengan kegiatannya, Drew menemukan Logan sudah tidak bernapas dan detak jantungnya melemah dengan keadaan kepala terjepit. Drew pun langsung memberikan tindakan CPR dan menelepon ambulans.

Ketika petugas medis datang, Logan langsung dibawa ke Riley' Children Hospital. Dokter yang memeriksanya mengatakan tingkat fungsi otak Logan tergolong rendah karena tidak ada denyut nadi. Kondisi otak Logan bertambah parah keesokan harinya.

Setelah beberapa hari dirawat, Logan menjalani operasi untuk menjaga fungsi katup jantungnya. Namun tak berselang lama dari operasinya yang sukses, Logan meninggal dunia saat keluarga dan kerabat tengah berkumpul di rumah sakit untuk mendoakannya.

Drew dan Lisa tentunya sangat sedih harus kehilangan anak laki-laki mereka. Terlebih bagi mereka Logan adalah anak yang istimewa. Tapi mereka berusaha ikhlas untuk menerimanya.

"Kami sebenarnya ingin dia tinggal lebih lama lagi. Tapi sekarang dia sudah di surga dan kami mengerti alasannya. Dia anak yang menakjubkan," pungkas Drew.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini