Pasien Kanker Rutin Konsumsi Minyak Ikan, Tingkat Keberhasilan Kemoterapi Meningkat!

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 30 Agustus 2017 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 30 481 1766243 pasien-kanker-rutin-konsumsi-minyak-ikan-tingkat-keberhasilan-kemoterapi-meningkat-PFkNw18Htm.jpg Ilustrasi (Foto: Crossfittherack)

DIET pada pasien kanker dapat berdampak bagi kesehatan mereka, bahkan memengaruhi tingkat keberhasilan kemoterapi. Karena itu, pasien kanker harus mengetahui makanan apa saja yang perlu mereka konsumsi untuk membantu proses penyembuhan mereka.

Pasien kanker sangat disarankan untuk mengonsumsi minyak ikan. Khasiatnya selain menjaga sistem kekebalan tubuh, minyak dengan tinggi asam lemak omega 3 itu mendukung keberhasilan kemoterapi.

(Baca Juga: Tak Perlu Mouthwash, Kumur-Kumur Rebusan Air Kayu Manis Usir Bau Mulut Secara Alami)

Para ahli menyebutkan, pasien kanker membutuhkan asupan lemak lebih besar sekira 40% daripada orang sehat dengan kecukupan 30%. Salah satu jenis lemak yang wajib dipenuhi setiap hari yakni asam lemak omega 3 dari minyak ikan.

(Baca Juga: Menggemaskan! Begini Kalau Kucing Sedang Yoga, Rasanya Ingin Mengelus-elus)

Studi klinis mengungkapkan, pasien kanker yang mengonsumsi minyak ikan dapat meningkatkan keberhasilan utama kemoterapi. Adapun kebutuhan rata-rata konsumsi 2,1 gram EPA dan 0,29 DHA per hari.

(Baca Juga: Kabar Gembira! Foto Selfie Bisa Deteksi Gejala Kanker Pankreas, Penyakit Lain Juga Terlacak)

Spesialis Gizi Klinik dr Fiastuti Isbandi Witjaksono MSc MS SpGK menjelaskan, ada beragam manfaat yang didapatkan bila seorang pasien kanker rajin konsumsi minyak ikan. Minyak ini mengandung anti-inflamasi yang tinggi dibandingkan dengan minyak lainnya.

"Kebutuhan spesifik pada pasien kanker yaitu omega 3. Manfaatnya dapat meningkatkan imunitas," terang dr Fiastuti saat ditemui di kawasan Kuningan, Selasa 29 Agustus 2017.

(Baca Juga: Pelajaran untuk Orangtua! Ditinggal di Mobil, Balita Meninggal karena Leher Terjepit Jendela)

Minyak ikan, lanjut dr Fiastuti, juga mengandung anti-katabolik. Gunanya dapat mencegah pecahnya protein yang berimbas pada kehilangan masa otot. Juga, pasien rentan mengalami pemecah lemak dalam tubuh.

Akibatnya, pasien akan mengalami malnutrisi. Dampaknya ditandai dengan penurunan berat badan secara drastis. Ini juga terjad akibat hilangnya nafsu makan.

Tak cuma itu, konsumsi minyak ikan juga membantu meningkatkan kesembuhan secara menyeluruh. Minyak ini dapat meningkatkan efek terapi dan toleransi pasien, terutama saat menjalani kemoterapi.

"Minyak ikan atau asam lemak omega 3 yang tinggi adanya di aneka ikan-ikan yang hidupnya di laut dalam. Pasien kanker jangan abaikan pentingnya makan minyak ikan setiap hari," pungkas Dr Fiastuti ramah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini