IDUL ADHA 2017: Sederet Tradisi di Indonesia Sambut Lebaran Haji, Manten Sapi di Pasuruan Paling Unik

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 31 Agustus 2017 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 31 406 1766901 idul-adha-2017-sederet-tradisi-di-indonesia-sambut-lebaran-haji-manten-sapi-di-pasuruan-paling-unik-0RUat8J8bt.JPG Foto: soloraya

INDONESIA merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki jumlah warga negara beragama Islam terbesar. 

Warisan budaya dari leluhur yang beragam membuat setiap perayaan hari besar keagamaan di Indonesia kerap dirayakan dengan cara yang meriah. Walaupun memiliki perbedaan dalam merayakan, persatuan dan keharmonisan tetap dijaga sesama umat beragama. Termasuk dalam merayakan Hari Raya Idul Adha. Meskipun kegiatan utamanya menyembelih hewan kurban, beberapa daerah di Indonesia tetap memiliki tradisi unik tersendiri yang diadakan saat hari raya pemotongan hewan tersebut datang.

(Baca Juga:  Liburan ke Thailand Enggak Boleh Bawa Rokok Elektrik, Sanksinya Jutaan Rupiah!)

Dirangkum dari berbagai sumber oleh Okezone, pada Rabu (30/8/2017), berikut sejumlah daerah yang memiliki tradisi unik ketika menyambut Hari Raya Idul Adha.

Jemur Kasur, Banyuwangi

Jika di Jakarta dan kota sekitarnya memiliki tradisi memasak ketupat untuk menyambut dan merayakan Idul Adha, Banyuwangi punya tradisi yang sungguh sama sekali tidak ada kaitannya dengan lebaran hewan kurban, atau hewan kurban. Sebab, Banyuwangi, khususnya masyarakat Osing di Desa Kemiren Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur, memiliki kebiasaan menjemur kasur untuk menyambut Idul Adha. Kasur yang mereka jemur tersebut bukanlah sembarang kasur. Tapi, kasur gembil yang berwarna hitam dan merah. Kasur yang bermakna keberanian dan kelanggengan ini dijemur dan dan dibersihkan agar mampu menolak bala dan menjaga keharmonisan rumah tangga para penduduknya yang telah berumah tangga.

Baca Juga: 5 Destinasi Terindah bak Negeri Dongeng di Dunia Nyata

Tradisi Ngejot, Bali

Pulau Dewata memang terkenal dihuni oleh penduduk yang mayoritas beragama Hindu. Namun, hal tersebut bukan berarti membuat perayaan Idul Adha tidak diperingati di Bali. Ada sebuah tradisi yang dilaksanakan oleh umat Islam Bali di Banjar Angantiga, Desa Petang, Kecamatan Petang, Badung. Tradisi tersebut bernama ngejot, yang merupakan tradisi saling berbagi makanan saat hari raya keagamaan mereka rayakan. Saat umat Islam Idul Adha, maka umat Islam yang membagikan makanan, saat umat Hindu merayakan hari besar keagamaan maka bergiliran membagikan makanan. Tradisi ngejot sudah dilakukan selama turun temurun sejak 500 tahun silam. Dengan adanya tradisi ini, maka hubungan antar umat bergama semakin harmonis. Udeng, peci, kebaya dan mukena pun dapat hidup damai berdampingan.

(Baca Juga: SHARE LOC: Yeay! Snorkeling di Pulau Pinjan Enggak Perlu Basah-basahan Lho)

Tradisi Manten Sapi, Pasuruan

Warga Desa Wates Tani, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur memiliki tradisi yang terbilang cukup unik. Tradisi yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha tersebut bertajuk manten sapi alias pengantin sapi. Sapi-sapi yang hendak disembelih dihias secantik mungkin dengan berbagai aksesoris indah, mulai dari rangkaian bunga-bunga hingga kain putih. Tujuan dari tradisi manten sapi tersebut dilakukan untuk menghormati hewan-hewan kurban yang akan disembelih.

(ade)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini