nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Ketumbar, Rahasia Daging Sate Kurban Rendah Kolesterol

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 03 September 2017 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 03 298 1768322 okezone-week-end-ketumbar-rahasia-daging-sate-kurban-rendah-kolesterol-OJ6t65aEYa.jpg Sate Kambing (Foto: Standart)

Hari Raya Idul Adha disambut gembira anak-anak karena bisa menikmati daging kurban untuk diolah menjadi sate. Mereka pun mengolah makanan khas Tanah Air itu dengan bumbu rempah agar rendah kolesterol sehingga aman dikonsumsi.

Kegembiraan itu jelas terlihat saat anak-anak di Pudakpayung, Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai mempersiapkan perlengkapan membakar sate. Mereka berbagi tugas, mulai membeli arang dan kecap, serta bumbu-bumbu yang dibutuhkan ke toko kelontong tak jauh dari tempat tinggalnya.

 BACA JUGA:

Sementara anak lainnya sibuk memotong daging kambing yang baru dibagikan panitia penyembelihan hewan kurban. Meski tak memiliki tungku, mereka memutar otak untuk memanfaatkan panci bekas sebagai tempat membakar bara arang.

"Ini kan enggak punya tungku, makanya pakai baskom sebagai penggantinya. Lumayan ternyata bisa panas juga. Kalau untuk tusuk sate sudah ada sisa tahun lalu, paling yang dibutuhkan tak lebih dari 50 batang," kata Wisanggeni (13), belum lama ini.

Sementara untuk membuat bumbu sate dipercayakan kepada ibunya, Enih Nurhaeni. Tak terlalu susah karena bumbu hanya terdiri dari garam dan ketumbar yang diulek secara manual menggunakan cobek. Penggunaan ketumbar dipercaya sebagai penurun kolesterol yang terdapat dalam daging kambing.

BACA JUGA:

"Ketumbar itu banyak manfaatnya, selain membuat sate jadi rendah kolesterol juga sebagai penurun tekanan darah tinggi. Dan yang paling penting, bisa meminimalisasi bau prengus kambing. Jadi orang yang tak suka bau kambing, dengan bumbu ini pasti akan senang dengan sate kambing," tutur Enih.

Menurutnya, agar sate matang hingga dalam dan daging terasa empuk, gunakan bara api yang tak terlalu besar. Selain itu, pembakaran sate dilakukan dua atau tiga kali. Setiap diangkat dari tungku olesi dengan bumbu ketumbar hingga merata dan bakar kembali.

"Tadi setelah matang langsung dinikmati bersama. Sebenarnya bukan pada menikmati satenya, tetapi dengan memasak bersama ini bisa menjalin kebersamaan keluarga sekaligus menanamkan arti penting Idul Adha. Juga sekalian mengajari cara membuat sate, bahwa kita kaya potensi bumbu rempah yang bisa mengatasi kolesterol," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini