Image

Apa Maksud Tulang Rusuk Wanita yang Bengkok dalam Alquran? Ini Penjelasannya!

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 05 September 2017, 05:35 WIB
https img.okeinfo.net content 2017 09 04 196 1769162 apa maksud tulang rusuk wanita yang bengkok dalam alquran ini penjelasannya 1GDUyjDFaC.jpg Ilustrasi (Foto: Amust)

SAHABAT muslim, pernahkah Anda mendengar pernyataan, "Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria yang bengkok"?

Pernyataan tersebut merupakan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dari Samurah Radhiyallahua anhu secara marfu’:

"Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, jika kamu meluruskannya, maka kamu mematahkannya. Jadi, berlemah lembutlah terhadapnya, maka kamu akan dapat hidup bersamanya.” (HR. Al-Hakim (IV/174), dan ia menilainya shahih sesuai syarat Muslim, serta disetujui oleh adz-Dzahabi, Ibnu Hibban (no. 1308).

Baca Juga: Jangan Boros! Atur Keuangan agar Tabungan Tak Menipis saat Libur Panjang

Apa yang dimaksud tulang rusuk?

Menurut informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, 'tulang rusuk' dalam Islam erat kaitannya dengan suatu hal yang sangat disenangi oleh para lelaki.

Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia menganggu tetangganya, dan berbuat baiklah kepada wanita, sebab mereka diciptakan dari tulang rusuk dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. (HR. Al-Bukhari. No. 5185)

Tulang rusuk yang dimaksud adalah wanita sebagai pendamping hidup laki-laki. Wanita yang tidak sempurna dan masih perlu dibimbing dan dituntun oleh pria.

Baca Juga: Lewat di Depan Orang Salat, Bagaimana Hukumnya?

Dalam surah Ar-Rum ayat 21, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya.” (Ar-Ruum/30: 21)

Maksud dari ayat tersebut ialah Allah telah menjadikan hati lelaki cenderung kepada wanita. Untuk mereka dianjurkan menikah. Sekaligus meyempurnakan sebagian dari agamanya.

Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Sesungguhnya aku mengkhawatirkan hak dua orang yang lemah atas kalian: anak yatim dan wanita." HR. Ibnu Majah (no. 7678)

Baca Juga: Tak Punya Uang untuk Berkurban, Bolehkah Berutang?

Maksudnya wanita adalah manusia yang lemah. Pria sebagai pendamping diperintahkan memperlakukan wanita secara lemah lembut. Tidak boleh dikasari dan dibiarkan berkehendak sesukanya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ingatlah, berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka itu (bagaikan) tawanan di sisi kalian. Kalian tidak berkuasa terhadap mereka sedikit pun selain itu, kecuali bila mereka melakukan perbuatan nista. Jika mereka melakukannya, maka tinggalkanlah mereka di tempat tidur mereka dan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak melukai. Jika ia mentaati kalian, maka janganlah berbuat aniaya terhadap mereka. Mereka pun tidak boleh memasukkan siapa yang tidak kalian sukai ke tempat tidur dan rumah kalian. Ketahui-lah bahwa hak mereka atas kalian adalah kalian berbuat baik kepada mereka (dengan mencukupi) pakaian dan makanan mereka.” HR. At-Tirmidzi (no. 1163)

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini