Sudah Rutin Angkat Beban, Badan Kok Tak Kunjung Berotot? Ketahui Penyebab dan Solusinya

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 04 September 2017 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 04 481 1768808 sudah-rutin-angkat-beban-badan-kok-tak-kunjung-berotot-ketahui-penyebab-dan-solusinya-HD85IcyTOa.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SETIAP pria tentunya menginginkan badan yang berotot. Badan berotot membuat seorang pria terlihat kekar dan meningkatkan rasa percaya diri. Akan tetapi, pembentukan otot tidak terjadi secara instan. Perlu dilakukan beberapa tahapan.

Menurut ahli gizi Jansen Ongko, M.Sc, R.D, cara terbaik yang bisa dilakukan agar mendapatkan badan berotot adalah mengatur pola makan dan berolahraga. Otot bisa dibentuk bila rutin berlatih kekuatan seperti angkat beban dengan menerapkan prinsip progressive overload di mana dalam setiap sesi latihan berat beban selalu bertambah. Penambahan beban dilakukan secara berkala paling tidak sedikit di atas kemampuan tubuh atau menambah tingkat kesulitan program yang sedang dijalani.

BACA JUGA:

Selain berlatih, hal lain yang perlu diperhatikan adalah memenuhi asupan gizi terutama protein. "Tingkatkan asupan protein harian sebesar 1,8-2 g x berat badan. Sebagai contoh, bila seorang pria memiliki berat badan sebesar 70 kg, artinya ia harus mengonsumsi 110-140 g protein," tulis Jansen saat dihubungi Okezone melalui pesan elektronik beberapa waktu lalu.

Protein merupakan bahan baku regenerasi yang berperan penting untuk pembentukan sel baru. Bila asupan protein kurang, walaupun sudah latihan angkat beban rutin massa otot tidak akan bertambah. Selain protein, perlu juga dikonsumsi vitamin dan mineral karena keduanya ikut berperan dalam proses tumbuh kembang tubuh. Pria disarankan untuk mengonsumsi makanan secara beragam dan teratur.

BACA JUGA:

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah istirahat teratur dan cukup. Sebagian besar sel otot yang rusak setelah berolahraga akan di regenerasi ketika tubuh sedang dalam kondisi tertidur. Alasannya karena tidur membantu memproduksi hormon yang berperan dalam pembentukan massa otot lebih banyak diproduksi. Waktu tidur untuk orang dewasa adalah 6-8 jam setiap malam.

Bila massa otot sudah terbentuk, penting untuk menjaganya agar tidak menyusut. Pria tetap harus rutin berlatih angkat beban agar menstimulus otot. Stimulus otot diperlukan agar tubuh memiliki alasan untuk mempertahankan massa otot. Bila tubuh tidak mendapat stimulus, maka secara otomatis massa otot menurun karena menyesuaikan kebutuhan fisik.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini