nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Pelihara Kura-Kura? Hal Ini Mungkin Bikin Anda Mikir 2 Kali

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 04 September 2017 16:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 04 481 1768865 ingin-pelihara-kura-kura-hal-ini-mungkin-bikin-anda-mikir-2-kali-jsLFKRZmpz.jpg Ilustrasi (Foto: Foxnews)

MEMELIHARA hewan di rumah adalah cara yang baik untuk mengenalkan anak Anda makhluk lain selain manusia. Dengan adanya hewan peliharaan di rumah juga dipercaya mampu menstimulus otak anak supaya lebih cerdas.

Namun, memilih hewan peliharaan yang tepat menjadi pertanyaan berikutnya. Sebab, tidak semua hewan bisa dijadikan peliaharaan. Begitu juga dengan hewan yang sudah dikatakan bisa dipelihara, ternyata tidak semuanya aman untuk kesehatan anak. Sebut saja kura-kura.

Hewan dengan tempurung di bagian atas badannya itu ternyata tidak aman bagi anak-anak maupun anggota keluarga lainnya. Dijelaskan di laman Romper, Senin (4/9/2017), ternyata hewan pasif tersebut bisa menyebarkan bakteri Salmonella ke tubuh manusia. Jadi, bisa dikatakan hewan tersebut penebar bakteri buruk.

BACA JUGA:

Pernyataan tersebut terdengar jahat. Tapi, pada beberapa kondisi, kura-kura memang bisa menebarkan bakteri Salmonella ke tubuh manusia. Seperti data yang diungkap Centers for Disease Control (CDC), sepanjang Maret sampai Agustus terdapat 31 pasien yang terpapar bakteri Salmonella Agbeni yang terdata dari 13 negara.

Dari jumlah tersebut, tidak ada korban meninggal, tetapi 16 orang di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Dari jumlah pasien itu, sepertiganya berusia di bawah 5 tahun. Salah satu penyebab paparan Salmonella tersebut adalah interaksi yang terjadi antara pasien dengan kura-kura peliharaannya.

Yang perlu Anda ketahui adalah paparan Salmonella sebetulnya tidak begitu berbahaya. Dijelaskan CDC, masalah yang bakal terjadi setelah tubuh terpapar Salmonella biasanya diare, demam, dan kram perut yang berlangsung sekitar 4 sampai 7 hari.

BACA JUGA:

Pada beberapa kasus bahkan membutuhkan penanganan dokter lebih serius. Seperti misalnya diare parah, penyebaran aliran darah yang terpapar Salmonella ke seluruh tubuh yang mana bisa berakibat kematian.

Sementara itu, sebetulnya Anda masih bisa memelihara kura-kura. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Seperti yang disarankan CDC, sebisa mungkin Anda maupu m anak Anda menghindari kontak langsung dengan kura-kura dan habitatnya.

Jika memang harus membersihkan tempat tinggal kura-kura, sebaiknya menggunakan sarung tangan dan bersegera cuci tangan. Begitu juga pada anak di bawah 5 tahun yang ingin memegang tubuh kura-kura.

Selain anak-anak, ada beberapa kelompok manusia yang tidak disarankan untuk menyentuh langsung kura-kura. Adalah lansia beusia di atas 65 tahun dan mereka yang memiliki sistem imun lemah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini