Image

Menderita Hiperemesis Gravidarum, Kehamilan Anak Ketiga Kate Middleton Berisiko

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 05 September 2017, 09:16 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 09 05 481 1769438 menderita hiperemesis gravidarum kehamilan anak ketiga kate middleton berisiko U9gOG9cDak.jpg Kate Middleton Hamil Anak Ketiga (Foto: Dailymail)

KABAR gembira datang dari kerajaan Inggris. Dikabarkan, Kate sedang mengandung anak ketiganya. Suka cita ini pun disambut baik seluruh rakyat Inggris maupun masyarakat luas yang mencintai pasangan ini.

Namun, dibalik kabar bahagia tersebut, terselip berita duka. Pasalnya, para ahli memperingatkan akan kesehatan Kate di kehamilan ketiga ini. Masalah Hiperemesis Gravidarum (HG) dialami sang Dutchess of Cambridge. Kondisi tersebut diyakini hanya menyerang satu persen dari kehamilan, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (5/9/2017).

BACA JUGA:

Masalah HG adalah komplikasi yang menyebabkan mual dan muntah berlebihan. Tidak seperti morning sickness biasa, masalah ini tidak hilang seiring berjalannya waktu dan bisa membuat beberapa ibu hamil tidak tidur. Sebab, mereka tidak dapat menahan makanan atau minuman. Hal ini juga dianggap sebagai penyebab utama pasien rawat inap selama kehamilan mengalami dehidrasi. Tentunya berbahaya bagi si ibu dan anak.

Lebih lanjut, jika dehidrasi menyerang maka bayi berisiko mengalami kelainan. Pasalnya, karena ibu terlalu banyak muntah itu dapat mengurangi jumlah cairan tubuh, sedangkan cairan tersebut dibutuhkan bayi untuk berkembang. Kondisi ini mungkin tidak bisa pulih sampai bayi lahir, meski beberapa kasus bisa membaik sekitar 20 minggu.

Banyak calon ibu mungkin kehilangan cairan tubuh sampai 10 persen dari berat badannya ketika mengalami masalah ini. Hal itu dapat memicu penumpukan racun dalam darah atau air seni yang dikenal sebagai ketosis karena tubuh mencoba untuk mengimbangi kekurangan makanan.

Perihal berapa banyak penderita masalah ini, para ahli belum bisa memastikan angka pastinya. Sebab, beberapa kasus mungkin tidak dilaporkan. Tapi, diperkirakan sekitar satu dari setiap 100 orang mengalami kondisi ini, termasuk Kate.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini