Sulit Tidur Nyenyak Setiap Malam Risiko Gangguan Kesehatan Mental

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 06 481 1770584 sulit-tidur-nyenyak-setiap-malam-risiko-gangguan-kesehatan-mental-eDOApCb3ee.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

SAMA seperti makan yang sehat, kebutuhan tidur nyenyak setiap malam juga harus didapatkan manusia. Jika tidak, ada dampak mengancam kesehatan mental Anda.

Sebuah studi baru menunjukkan, seseorang yang mengalami kurang tidur bisa mengganggu sirkadian. Hal ini menyebabkan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Umumnya, kasus ADHD mempengaruhi sekira 75% anak-anak dan orang dewasa. Gejalanya diawali dengan tanda Anda sering gelisah.

Baca Juga: Akibat Merokok, Jumlah Kunjungan Pasien Penyakit Paru di RS Meningkat 100%

Termasuk gejala lain meliputi gangguan sirkadian tubuh, sindrom gangguan di kaki, sleep apnea, dan beberapa masalah lainnya. Perlu dicatat, gangguan tidur ini tak melulu insomnia, tetapi Anda yang sering terbangun tengah malam dengan disengaja atau tidak juga tergolong gangguan tidur.

"Ada penelitian ekstensif yang menunjukkan, orang dengan ADHD cenderung menunjukkan masalah tidur. Namun, berdasarkan bukti yang ada, sangat mirip ADHD dan masalah sirkadian terjalin di sebagian besar pasien," kata Associate Professor di VU Pusat Medis Universitas di Belanda Sandra Kooij, dilansir Boldsky, Rabu (6/9/2017).

Pada 75% pasien ADHD, fase tidur sering terganggu. Hal ini juga dapat dipicu oleh perubahan tingkat hormon melatonin tidur dan perubahan gerakan yang tertunda sekira 1,5 jam setiap malam.

Kooij menambahkan, seharusnya banyak manfaat yang didapat dari melatonin di malam hari. Begitu juga dengan terapi cahaya terang di pagi hari, yang bisa membantu menyetel ulang ritme sirkadian.

Baca Juga: Perokok Aktif Bisa Berhenti Merokok, Ini 5 Tipsnya Salah Satunya Sering Makan

Periset meneliti hubungan fisik dan mental dengan menemukan biomarker seperti tingkat vitamin D, glukosa darah, tingkat kortisol, tekanan darah 24 jam dan variabilitas denyut nadi. Semua ini dapat membantu mendeteksi masalah pasien ADHD yang dapat membantu mengobati beberapa ADHD dengan metode non-farmakologis,

"Ada terapi yang memperbaiki pola tidur seseorang. Diawali dengan perubahan pola pikir yang selalu dibuat rileks," imbuh Kooij.

Pada dasarnya, gangguan tidur setiap malam dapat diatasi dengan cara yang mudah. Kalau tidak dilakukan, dampaknya paling sering mengganggu kesehatan mental.

Anda harus memahami dan mencegah sejak dini agar tidur tetap nyenyak dan tenang. Triknya adalah setiap selepas berkegiatan, jangan lakukan hal apa pun, apalagi kalau sudah istirahat di dalam kamar.

Baca Juga: Bekerja Terlalu Keras Berisiko Lebih Cepat Meninggal, Benarkah?

Jauhkan hal negatif yang membuat Anda terjaga. Seperti menonton televisi, mengobrol, makan, dan kegiatan lain yang mengganggu jam tidur Anda.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini