nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Wisata Batik di Solo,Temukan Ratusan Motifnya di 4 Tempat Ini dan Dibawa Pulang

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Minggu 10 September 2017 16:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 07 406 1771400 okezone-week-end-wisata-batik-di-solo-temukan-ratusan-motifnya-di-4-tempat-ini-dan-dibawa-pulang-fFUQOjUArK.jpg Ilustrasi (Foto: Kotawisataindonesia)

SOLO atau Surakarta bersanding dengan kota-kota lainnya sebagai salah satu kota batik terbaik di Indonesia. Ratusan motif batik pun bisa Anda temukan di kampung halaman Presiden Joko Widodo.

Sebagai kota batik, Solo memiliki sejumlah tempat yang sengaja dibangun sebagai kawasan wisata batik. Sehingga tak berlebihan jika Solo disebut sebagai surganya berbelanja batik.

Mulai dari ratusan motif, warna, hingga banyaknya jenis aksesori dari batik yang dapat ditemukan membuat Anda sangat mudah membawa pulang suvenir. Simak 4 lokasi wisata batik di Solo yang populer seperti Okezone rangkum berikut:

Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Selain Batik, Indonesia Punya Kain Tenun yang Patut Jadi Kebanggaan

Baca Juga: Kain Tenun Enggak Boleh Terlalu Sering Dicuci! Ini Alasannya

Kampung Wisata Batik Kauman

Kampung Wisata Batik Kauman disebut juga sebagai warisan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Penghuninya adalah para abdi dalem yang sengaja dilatih untuk memiliki kemampuan membatik dan menghasilkan karya batik turun-temurun. Para abdi dalem biasanya membuat batik dengan motif yang biasa digunakan oleh para keluarga keraton.

Kampung wisata ini kental dengan nilai sejarah karena bangunannya yang merupakan percampuran arsitektur Jawa dan Kolonial. Batik-batik yang dihasilkan di kampung ini merupakan batik tulis, batik cap, dan batik kombinasi dengan motif tradisional hingga modern. Ciri khas batik dari Kauman adalah penggunaan warna-warna gelap seperti cokelat dan hitam pada kain. Anda juga bisa belajar membatik di kampung wisata ini.

Kampung Batik Laweyan

Laweyan dan Kauman adalah dua nama besar wisata batik di Solo yang sama populernya. Hanya saja, kawasan Kampung Batik Laweyan lebih luas dari Kauman. Kampung Laweyan sendiri merupakan sentra batik di Kota Solo yang telah ada sejak zaman Kerajaan Pajang.

Dengan luas wilayah sekira 24 hektare, terdapat ratusan pengrajin batik yang setiap harinya menghasilkan karyanya. Di kampung ini pula Anda bisa menemukan ratusan motif batik baik tradisional maupun modern. Batik-batik yang dihasilkan kampung ini adalah batik tulis dan batik cap dengan warna terang. Anda tak akan kesulitan membawa pulang batik sesuai yang diharapkan karena sepanjang jalan dipenuhi dengan toko-toko yang menawarkan batik.

Baca Juga: Sambut Lebaran, Kain Tenun Bisa Membuat Tampilan Anda Outstanding!

Baca Juga: Uniknya Motif Tenun Tanimbar, Adiwastra Khas Maluku Tenggara Barat

Pasar Klewer

Pasar ini adalah ikon Kota Solo yang sudah berdiri sejak zaman penjajahan Jepang pada tahun 1942 - 1945. Lokasinya berada di sebelah barat Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan. Meski pernah dilanda kebakaran besar pada 2014, kini Pasar Klewer telah bangkit kembali.

Di pasar ini, Anda bisa menemukan berbagai jenis pakaian dengan aneka motif batik. Mulai dari kemeja, mukena, pakaian kantor, hingga pakaian rumahan seperti daster bermotif batik. Mulai dari batik cap dan batik tulis bisa Anda dapatkan di sini.

Menariknya, Anda bisa menawar harga pakaian bermotif batik dan mendapatkan harga yang lebih murah dibanding tempat lain. Beragam pilihan batik juga tertuang dalam tas, sepatu, dan aksesori lain yang bisa Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh.

House of Danar Hadi

Nama batik Danar Hadi sendiri tidak hanya dikenal di Tanah Air. Tetapi sudah mendunia dan diakui sebagai salah satu museum batik terbaik di dunia.

Ya, House of Danar Hadi tidak hanya menjual batik dan workshop tentang pembuatan batik. Tetapi juga memiliki museum dengan koleksi lebih dari 10.000 koleksi batik yang menjadikannya sebagai museum dengan koleksi batik terbanyak di Indonesia.

Tak hanya batik Jawa yang dikoleksi museum ini. Tetapi juga batik China dan batik Belanda yang dibuat oleh orang-orang Belanda di Indonesia. Letak House of Danar Hadi berada di dalam kompleks cagar budaya Ndalem Wuryaningratan. Museum ini dibuka dari pukul 09.00 - 16.00 WIB. Sedangkan showroom-nya dibuka hingga pukul 21.00 WIB.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini