Image

AWAS! Jangan Coba-Coba Tidur saat Lepas Landas, karena Bisa Sebabkan Gendang Telinga Pecah!

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 08 September 2017, 04:12 WIB
https img z.okeinfo.net content 2017 09 07 481 1771546 awas jangan coba coba tidur saat lepas landas karena bisa sebabkan gendang telinga pecah qYkRymi9t1.jpg Tidur di pesawat (Foto: Huffingtonpost)

DALAM perjalanan udara, biasanya seseorang ingin melewatkannya dengan tidur agar tak merasa bosan. Namun terkadang, ada kesalahan yang kerap ditimbulkan dari tidur di pesawat.

Salah satunya adalah tidur saat pesawat belum terbang dan tak terjaga saat lepas landas. Padahal, hal ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada gendang telinga.

 BACA JUGA:

Karena pada saat tidur, Anda tidak bisa menutup telinga. Sedangkan telinga yang tak tertutup saat lepas landas, dapat membahayakan.

Hal ini dikarenakan ketika pesawat lepas landas atau akan mendarat, tekanan udara di kabin dapat berubah dengan cepat. Jika Anda tak mempersiapkan hal ini dengan tepat, maka tabung eustachius yang berfungsi menyamakan tekanan udara di daerah telinga terancam rusak.

“Perubahan cepat di ketinggian memengaruhi tekanan udara di telinga. Hal ini menyebabkan vakum di tabung eustachius yang membuat telinga terasa tersumbat dan berkurang,” ujar seorang apoteker Inggris, Angela Chalmers kepada Express dikutip dari News, Jumat (8/9/2017).

Ia pun menyarankan para traveller untuk tidak tidur pada momen lepas landas atau akan mendarat. Sehingga Anda bisa menelan sesering mungkin agar telinga tak tersumbat.

Senada dengan Angela Chalmers, situs MedlinePlus yang merupakan informasi kesehatan oleh US National Library of Medicine, jika telinga tersumbat, dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan. Mulai rasa pusing, infeksi telinga, kerusakan gendang telinga, dan yang terburuk adalah mimisan serta gangguan pendengaran.

Karena itu, sebaiknya Anda tetap terjaga pada saat lepas landas dan mendarat agar telinga Anda dapat menyamakan tekanan udara pada gendang telinga. Anda bisa mengurangi rasa tersumbat tersebut dengan menguap atau menelan sesuatu.

“Menelan atau menguap membuka tabung eustachius dan memungkinkan udara mengalir masuk atau keluar dari telinga tengah. Ini membantu menyamakan tekanan di kedua sisi gendang telinga,” tulis MedlinePlus.

 BACA JUGA:

Selain menguap, Anda juga bisa melakukan hal lain untuk menyamakan tekanan udara di gendang telinga. Mulai dari mengunyah permen karet, minum air putih, atau meniup hidung sambil menutup kedua lubang telinga. (dno)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini