nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Indahnya Kilauan Benang Emas Tenun Silungkang

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Minggu 10 September 2017 15:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 08 194 1772064 okezone-week-end-indahnya-kilauan-benang-emas-tenun-silungkang-Wj8WHjw36v.jpg Foto:Ist

SONGKET merupakan salah satu produk tenunan khas Minangkabau yang terkenal dan memiliki kualitas yang tinggi. Songket mempunyai keindahan kilau benang emas dalam berbagai motif. Salah satu songket yang terkenal adalah songket Silungkang asal Sawahlunto, Padang, Sumatera Barat.

(Baca juga: Kreasi Tenun yang Cocok untuk Sambut Ramadan).

Desainer busana yang tergabung dalam program Inovatif dan Kretaif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Bunga Natasya memaparkan, tenun Silungkang memiliki motif yang indah. Khususnya pada motif tua.

Sebagai warisan nusantara, tenun Silungkang memiliki kualitas tinggi. Tidak hanya karena keindahan kilau benang emas dalam berbagai motif yang unik, tetapi juga sebagai fungsi sosial untuk alat kelengkapan kostum tradisional. Oleh karena itu, tenun Silungkang tetap dijaga kelestariannya sampai sekarang.

"Kami banyak menemukan motif-motif tua yang sangat indah. Umumnya tenun dikerjakan oleh wanita di rumah yang bertujuan untuk melengkapi kebutuhan eknomi. Membantu suaminya dalam mencari uang," ujar Bunga seperti dilansir Sindonews.

Keanekaragaman motif itu pun menambah keistimewaan pada setiap tenun yang dihasilkan. Di mana motif yang dihasilkan merupakan berasal dari lingkungan alami. Seperti rabuang pucuak, bunga, motif burung, sirangkak dan balah katupek.

"Balah katupek sendiri artinya seperti potongan dodol makanan yang lengket. Di artikan kebersamaan atau keakraban. Bentuknya cukup sederhana jika dibandingkan dengan songket Pandai sikek dan tidak begitu rumit dalam proses tersebut sehingga dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat," ungkapnya.

Seiring perkembangan waktu, tenun Silungkang mengalami perkembangan. Khususnya pada motif yang bisa dipesan sesuai dengan keinginan. Selain itu ada juga kombinasi antara teknik tenun ikat dengan teknik songket dengan berbagai motif songket.

"Ada juga perajin yang buat sesuai pesanan. Mereka bikin motif seperti Chanel. Bahan yang digunakan hari ini kecuali kapas, ada juga dihias dengan benang sutra, benang makau dan benang kapas berwarna," kata dia.

Sementara untuk warna, umumnya tenun Silungkang didominasi oleh warna hitam kuning dan merah. Ketiga warna tersebut juga menjadi ciri khas tenun Silungkang. Bahkan, sejumlah kelompok pengrajin kini telah menerapkan pewarnaan alami yang bahan-bahannya bisa didapat di sekitar rumah.

"Warnanya dimoninasi dengan merah, kuning dan hitam. Di sini lebih ke klasik. Motif lamanya jarang banget ada yang cerah tapi lebih ke soft. Pemerintah setempat juga telah menerapkan pewarnaan alami dan itu udah dijalankan oleh beberapa kelompok perajin. Bahan-bahannya pun mudah didapat. Seperti putri malu, jati juga," tutupnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini