Share

Tidak Hanya Daging, Ini Sederet Trik Mengolah Semur Gunakan Seafood agar Tambah Lezat

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 08 September 2017 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 08 298 1772060 tidak-hanya-daging-ini-sederet-trik-mengolah-semur-gunakan-seafood-agar-tambah-lezat-KyTkafR4mH.jpg Semur ikan (Foto: Istimewa)

OLAHAN hidangan semur, pas untuk dijadikan pilihan menu lauk-pauk makanan sehari-hari, baik itu untuk lauk makan siang atau juga lauk bersantap malam.

Masakan semur memang tidak dapat disangkal, lekat dengan imej olahan menggunakan daging unggas seperti ayam dan sapi ataupun juga tempe dan tahu. Namun, olahan semur pada dasarnya tetap lezat dengan menggunakan jenis bahan utama lain seperti ikan dan hasil laut alias seafood.

Akan tetapi, dalam mengolah ikan dan hasil laut seperti cumi, udang, ataupun kepiting untuk menjadi hidangan semur ada sederet hal yang harus diperhatikan. Mulai dari tipe daging ikan, menjaga agar semur tidak berbau anyir alias amis, membuat bumbu meresap sempurna, sampai trik untuk menjaga daging ikan atau hasil laut tersebut tidak hancur melebur saat dimasak.

Baca Juga:

Penasaran kan seperti apa trik mengolah ikan dan hasil laut agar menjadi sajian semur yang lezat dan pas? Baca dulu yuk penjelasannya, sebagaimana disadur “Cita Rasa Nusantara Koleksi Resep Semur” yang disusun oleh Semijati Purwadaria, Jumat (8/9/2017) berikut ini.

A) Jenis ikan dan hasil laut yang bisa disemur : Jenis ikan yang disebutkan bisa diolah menjadi hidangan semur, ialah jenis ikan air tawar dan ikan air laut. Sedangkan untuk hasil laut lainnya yang layak disemur adalah seperti cumi, udang, dan kepiting.

Ketika memilih ikan, disarankan untuk sebaiknya memilih ikan yang berdaging tebal. Sedangkan jika memilih ikan yang mempunyai tekstur lembut, ikan bisa digoreng terlebih dahulu jika khawatir akan hancur saat dimasak lama menjadi semur.

B) Agar tidak bau amis : Mencegah ikan atau hasil laut mengeluarkan bau tidak sedap seperti bau anyir alias amis, lumuri dulu ikan dan hasil laut tersebut dengan garam dan perasan air jeruk, karena cara ini bisa untuk mengurangi bau amis dari ikan atau hasil laut tersebut.

Baca Juga:

Namun, jika ikan yang hendak dimasak tersebut terlalu amis baunya maka sebaiknya ikan dikukus atau digoreng terlebih dahulu setelah dilumuri air jeruk sehingga bau amis ini bisa benar-benar hilang. Atau bisa juga dengan cara menambahkan rempah lain seperti cengkih, pala, dan merica yang gunanya bukan hanya untuk tampilan semur yang berbeda namun juga bekerja untuk mengusir bau amis tersebut.

C) Bumbu meresap : Saat memasak semur, sebaiknya hindari untuk memasak semur di atas api yang besar. Karena cara yang dianjurkan adalah memasak di atas api yang kecil dalam waktu yang lama. Perhatikan pula, untuk daging ikan yang berukuran besar sebaiknya dimasak menjadi semur dalam kondisi ikan sudah dipotong-potong terlebih dahulu agar bumbu bisa meresap masuk lebih sempurna.

D) Tidak hancur : Mengolah semur dari daging ikan dan hasil laut, sejatinya tidak perlu diaduk terlalu sering agar tidak menjadi hancur. Untuk alat masak, gunakanlah sendok kayu berujung tumpul untuk membalik ikan agar tidak hancur.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini