Yang Suka Makan Mi Baca Ini! Berikut Kandungan Mi Instan yang Berbahaya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 September 2017 07:48 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 11 481 1773316 yang-suka-makan-mi-baca-ini-berikut-kandungan-mi-instan-yang-berbahaya-9cVSvQWJeH.jpg Mi Instan (Foto: Ndtv)

ANAK kost paling sering makan mi instan, katanya begitu. Padahal, mau siapa pun dan dalam kondisi apa pun, makan mi instan terlalu sering itu bahaya! Kenapa sih?

Salah satu alasan kenapa mi instan itu bahaya adalah umur makanan tersebut terlalu panjang. Kalau makanan tersebut berusia panjang, berarti bahan pengawetnya tinggi. Tentunya sangat berbahaya bagi tubuh.

BACA JUGA:

Selain itu, kandungan nutrisinya rendah. Lalu, mi instan itu tinggi lemak dan kalori, serta sodium. Belum berhenti di situ, mi instan juga menggunakan pewarna buatan, aditif berlebih, dan tentunya perasa.

"Sebagian besar kasus monosodium glutamat (MSG) dan juga tersier-butyl hydroquinone (TBHQ) atau bahan pengawet kimiawi yang berasal dari industri perminyakan, dapat hadir dalam mi instan," ungkap Dr. Sunil Sharma, dokter umum dan kepala UGD di Madan Mohan Malviya Hospital, New Delhi, India, seperti dikutip dari NDTV Food, Senin (11/9/2017).

Dr. Sunil menambahkan, meskipun asupan makanan dari unsur-unsur ini diizinkan dalam ambang batas, asupan mie instan yang terlalu sering dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah.

Lebih lanjut, tahun lalu, The Washington Post telah melaporkan sebuah penelitian di Korea Selatan mengenai efek mie instan terhadap kesehatan manusia.

Menurut penelitian, meskipun mi instan adalah makanan yang lezat, ada peningkatan risiko di dalamnya. Seperti yang diutarakan Hyun Shin, kandidat doktor di Harvard School of Public Health dan rekan penulis studi ini, sindrom metabolik yang mengandung sodium makanan terlalu tinggi, lemak jenuh, dan glikemik, tentunya akan berpengaruh buruk ke kesatan tubuh manusia.

Sementara itu, bahaya lain dari mi instan adalah kandungan lemak buruknya yang tinggi. Perlu Anda ketahui, sebagian besar makanan olahan dipenuhi dengan lemak tidak baik seperti asam lemak jenuh atau lemak trans. Sementara itu, lemak tak jenuh tunggal dan juga asam lemak tak jenuh ganda adalah lemak baik.

BACA JUGA:

Jika Anda perhatikan label makanan dan apa istilah itu benar-benar tercantum, orang akan menyadari bahwa minyak nabati, gula, sirup gula, penambah aroma, dan banyak kandungan lain, itu adalah bahan makanan yang tidak baik untuk kesehatan Anda sama sekali.

Mi instan mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi secara berlebihan atau teratur bisa menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, maka itu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung serta diabetes tipe 2. Bahaya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini